PM Spanyol: Perang Iran Lebih Buruk daripada Invasi AS ke Irak 2003

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:18 WIB
loading...
PM Spanyol: Perang Iran...
PM Spanyol Pedro Sanchez sebut perang AS-Israel melawan Iran jauh lebih buruk konsekuensinya daripada invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003. Foto/La Moncloa/Jose Manuel Álvarez
A A A
MADRID - Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez mengatakan perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran yang sedang berlangsung saat ini akan memiliki konsekuensi yang jauh lebih buruk daripada invasi pimpinan AS ke Irak pada tahun 2003. PM negara NATO itu juga menegaskan kembali penolakan Madrid untuk ikut serta dalam perang melawan Teheran.

Berbicara di majelis rendah parlemen pada hari Rabu, Sanchez menggambarkan konflik tersebut sebagai “bencana mutlak". "Konflik ini telah merusak hukum internasional dan menggoyahkan Timur Tengah," katanya.

Baca Juga: AS kepada Iran: Akui Kalah Perang atau Dihantam Lebih Keras Lagi!

Dia menambahkan bahwa hal itu telah memicu kembali ketegangan di Irak dan Lebanon, meningkatkan ketidakamanan di negara-negara Teluk, dan memperburuk tantangan energi global.

“Kita tidak menghadapi skenario yang sama seperti dalam perang ilegal di Irak,” kata Sanchez. “Kita menghadapi sesuatu yang jauh lebih buruk, dengan dampak yang jauh lebih luas dan lebih dalam," katanya lagi, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (26/3/2026).

Sanchez mengkritik pemerintahan Spanyol tahun 2003 yang dipimpin Perdana Menteri Jose Maria Aznar karena mendukung invasi pimpinan AS ke Irak dan kemudian mengerahkan pasukan Spanyol ke negara tersebut.

“Kami menolak untuk mengulangi kesalahan masa lalu; kami menolak untuk menyamar sebagai demokrasi, yang sebenarnya adalah keserakahan dan perhitungan politik,” kata Sanchez. “Singkatnya, kami menolak perang.”

Sanchez mencatat bahwa Iran lebih besar dari gabungan Jerman, Prancis, dan Italia dalam hal wilayah dan memiliki kemampuan militer yang signifikan, termasuk rudal balistik jarak jauh. Dia mengatakan Teheran telah menghabiskan puluhan tahun membangun pertahanannya, merujuk pada pembentukan Republik Islam setelah revolusi 1979.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved