Rudal Iran Amuk Kota Nuklir Dimona Israel, Apakah Teheran Gunakan 'Doktrin Madman' AS-Zionis?

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:27 WIB
loading...
Rudal Iran Amuk Kota...
Penampakan kehancuran di sekitar Dimona, yang dikenal sebagai kota nuklir Israel, akibat hantaman rudal Iran. Foto/Stav Levaton/Times of Israel
A A A
TEL AVIV - Rudal Iran telah menyerang Dimona, wilayah yang dikenal sebagai kota nuklir Israel, pada 21 Maret. Ini menandai langkah Teheran yang menerapkan doktrin serupa yang digunakan Amerika Serikat (AS) dan Israel—yang dikenal sebagai "doktrin madman" atau "doktrin orang gila"—setelah situs Natanz di Iran diserang lebih dulu.

Banyak lokasi di kota Dimona terbakar hebat pada Sabtu malam, menyusul serangan rudal Iran yang melukai lebih dari 20 warga Israel dan menyebabkan runtuhnya sebuah bangunan.

Baca Juga: Mossad Gagal Gulingkan Rezim Iran, PM Israel Benjamin Netanyahu Frustrasi

Channel 12 Israel melaporkan 21 orang luka-luka di 12 lokasi, sementara layanan penyelamatan mengkonfirmasi bahwa sebuah bangunan runtuh setelah terkena serangan langsung atau pun hampir langsung.

Sirene meraung-raung di area yang luas, membentang dari Naqab di selatan hingga Galilea di utara, saat rudal dan pecahan peluru menghantam beberapa lokasi.

Dimona bukanlah kota biasa. Kota ini terletak berdekatan dengan Pusat Penelitian Nuklir Negev, yang secara luas dipahami sebagai pusat program senjata nuklir Israel.

Terletak jauh di gurun Naqab, fasilitas ini telah lama dianggap sebagai salah satu situs strategis Israel yang paling sensitif, terkait dengan produksi plutonium dan kemampuan senjata jangka panjang.

Konteks itulah yang memberi makna pada serangan tersebut. Serangan Iran terhadap Dimona terjadi beberapa jam setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Natanz Iran pada hari yang sama.

Menurut laporan media-media internasional dan media lokal Iran, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (24/3/2026), kompleks pengayaan Natanz di provinsi Isfahan menjadi sasaran pada pagi hari tanggal 21 Maret, dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengkonfirmasi kerusakan tetapi tidak ada kebocoran radiasi.

Rangkaian kejadian ini bukanlah kebetulan. Natanz dihantam pada pagi hari; Dimona dihantam kemudian pada hari yang sama. Bahkan tanpa timeline jam demi jam yang tepat, kedekatan tersebut menetapkan logika operasional yang jelas: fasilitas nuklir di Iran dibalas dengan situs yang berdekatan dengan nuklir di Israel dalam hitungan jam.

Sejak awal perang pada 28 Februari 2026, Iran telah mengikuti pola yang konsisten. Setiap eskalasi dibalas dengan eskalasi, dan setiap serangan terhadap infrastruktur strategis dibalas dengan tekanan pada target strategis yang sama pentingnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved