6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang, dari Ketahanan hingga Bertahan Hidup
Selasa, 24 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Dengan meningkatkan gangguan di luar perbatasannya, Iran meningkatkan taruhan — berpotensi menarik tekanan internasional untuk de-eskalasi.
Memperpanjang jangka waktu memungkinkan ruang untuk mengatur ulang struktur komando, menstabilkan kendali internal, dan menyesuaikan strategi. Jaringan terdesentralisasi Iran, khususnya melalui Garda Revolusi, memungkinkan Iran untuk terus berfungsi bahkan setelah gangguan besar di tingkat atas.
Perang yang lebih lama dapat menggeser pengaruh dengan meningkatkan biaya bagi semua pihak — berpotensi memungkinkan Iran untuk memasuki negosiasi di masa depan dari posisi yang kurang dirugikan.
Bahkan kerugian besar pun dapat diartikan sebagai bukti ketahanan.
Hal itu tidak mengurangi risikonya. Perang yang berkepanjangan meningkatkan bahaya eskalasi dan tekanan ekonomi. Tetapi untuk saat ini, Iran tampaknya bersedia mengambil risiko itu — bertaruh bahwa konflik yang berkepanjangan pada akhirnya mungkin lebih menguntungkan baginya daripada resolusi cepat yang dibentuk oleh lawan-lawannya.
4. Memberi Waktu untuk Mengumpulkan Tenaga
Konflik yang berkepanjangan juga memberi Iran waktu — faktor penting setelah kehilangan kepemimpinan berturut-turut.Memperpanjang jangka waktu memungkinkan ruang untuk mengatur ulang struktur komando, menstabilkan kendali internal, dan menyesuaikan strategi. Jaringan terdesentralisasi Iran, khususnya melalui Garda Revolusi, memungkinkan Iran untuk terus berfungsi bahkan setelah gangguan besar di tingkat atas.
5. Perhitungan Diplomatik
“Waktu belum tentu berpihak pada lawan Iran jika konflik berlarut-larut,” kata Ellie Geranmayeh dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri kepada The Guardian dalam pernyataan sebelumnya tentang sikap negosiasi Teheran.Perang yang lebih lama dapat menggeser pengaruh dengan meningkatkan biaya bagi semua pihak — berpotensi memungkinkan Iran untuk memasuki negosiasi di masa depan dari posisi yang kurang dirugikan.
6. Ketahanan sebagai Strategi
Di balik semua ini terdapat kerangka ideologis yang lebih dalam. Kepemimpinan Iran telah lama membingkai ketahanan sebagai kekuatan — kemampuan untuk menahan hukuman sambil terus berjuang.Bahkan kerugian besar pun dapat diartikan sebagai bukti ketahanan.
Hal itu tidak mengurangi risikonya. Perang yang berkepanjangan meningkatkan bahaya eskalasi dan tekanan ekonomi. Tetapi untuk saat ini, Iran tampaknya bersedia mengambil risiko itu — bertaruh bahwa konflik yang berkepanjangan pada akhirnya mungkin lebih menguntungkan baginya daripada resolusi cepat yang dibentuk oleh lawan-lawannya.
(ahm)
Lihat Juga :