6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang, dari Ketahanan hingga Bertahan Hidup

Selasa, 24 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Dengan melanjutkan pertempuran, Teheran dapat memproyeksikan ketahanan — memperkuat narasi yang telah lama diandalkannya: bahwa mereka dapat menahan tekanan dari lawan yang lebih kuat.


2. Menjaga Kelangsungan Hidup Rezim

“Kepemimpinan Iran telah lama memprioritaskan kelangsungan hidup sistem di atas segalanya,” kata para analis, menunjuk pada strategi yang dibangun di atas penyerapan tekanan daripada menyerah padanya.

Karena tidak mampu menandingi Amerika Serikat dan Israel dalam perang konvensional langsung, Iran tampaknya condong ke perang pelemahan.

Hal ini melibatkan serangan berkelanjutan dengan biaya lebih rendah — termasuk drone, rudal, dan kelompok sekutu — yang dirancang untuk secara bertahap meningkatkan biaya konflik.

Seiring waktu, bahkan aktor yang lebih lemah pun dapat memberikan tekanan signifikan dengan memaksa lawannya ke dalam konfrontasi yang berkepanjangan dan membutuhkan banyak sumber daya.

3. Memperluas Medan Perang

Iran juga memberi sinyal niat untuk memperluas konflik secara geografis. Ancaman terhadap jalur pelayaran, infrastruktur energi, dan bahkan target yang jauh atau simbolis — seperti upaya serangan rudal terhadap pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia — menunjukkan upaya yang disengaja untuk menyebarkan dampaknya jauh melampaui perbatasannya.

Risiko itu digarisbawahi ketika seorang komandan Garda Revolusi memperingatkan bahwa bahkan "taman, area rekreasi, dan tempat wisata" di seluruh dunia dapat menjadi sasaran — menandakan potensi pergeseran di luar target militer tradisional.

Seorang analis mengatakan kepada CNN, yang mencerminkan penilaian yang lebih luas tentang pendekatan Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved