Trump Susun Strategi untuk Caplok Cadangan Nuklir Iran, Bagaimana Caranya?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:03 WIB
loading...
Trump Susun Strategi...
Pemerintahan Donald Trump susun strategi caplok cadangan nuklir Iran. Foto/X/@Daniel7Prinsloo
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Donald Trump sudah menyusun strategi metode dan opsi untuk mengamankan atau mengekstraksi material nuklir Iran . Itu diungkapkan beberapa orang yang diberi pengarahan tentang diskusi tersebut, karena kampanye militer yang dipimpin AS-Israel melawan Teheran memasuki fase yang lebih tidak pasti.

Waktu pelaksanaan operasi semacam itu — jika Presiden Trump memerintahkannya — masih belum jelas pada Jumat malam. Satu sumber mengatakan dia belum membuat keputusan.

"Namun perencanaan telah berpusat pada kemungkinan pengerahan pasukan dari Komando Operasi Khusus Gabungan yang rahasia, unit militer elit yang sering ditugaskan dengan misi kontra-proliferasi yang paling sensitif," kata dua sumber kepada CBS News.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan itu adalah tugas Pentagon untuk melakukan persiapan.

Seorang juru bicara Pentagon tidak segera berkomentar.

Dalam unggahan di Truth Social pada Jumat malam, Bapak Trump mengatakan: "Kita semakin dekat untuk mencapai tujuan kita saat kita mempertimbangkan untuk mengakhiri upaya militer besar kita di Timur Tengah sehubungan dengan rezim teroris Iran."

Pertimbangan pribadi mengenai material nuklir tersebut terjadi di tengah konflik yang berkembang, yang pada awalnya berfokus pada pelemahan kemampuan militer konvensional Iran — termasuk pertahanan udara, sistem rudal, dan infrastruktur utama yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved