Mengapa Sekutu NATO Tidak Mau Gabung AS Buka Blokade Selat Hormuz?
Rabu, 18 Maret 2026 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir, “Washington mengira perang dapat berakhir dalam waktu singkat daripada berubah menjadi semacam konflik berkepanjangan,” tegasnya.
Analis tersebut mencatat pemerintahan AS telah mengejar dua strategi untuk Iran: mengatur transisi kekuasaan ala Venezuela atau memicu pemberontakan rakyat.
Karena tidak ada satu pun yang terwujud, Washington jelas telah salah menilai kemampuan Teheran untuk bertahan dalam konflik yang panjang dan berlarut-larut, terutama melalui penggunaan UAV dan rudal.
Komunitas internasional tidak mengetahui "tujuan strategis" Operasi Epic Fury Washington terhadap Iran karena "tujuan-tujuan baru diartikulasikan setiap hari oleh para pejabat tinggi AS," kata Ozertem.
Salah satu tujuannya bisa jadi perubahan kekuasaan di Iran meskipun "negara Iran terbukti tangguh dan sistem saat ini terus bertahan," itulah sebabnya tujuan AS tersebut sekarang "tidak ada dalam agenda," katanya.
Analis tersebut mencatat pemerintahan AS telah mengejar dua strategi untuk Iran: mengatur transisi kekuasaan ala Venezuela atau memicu pemberontakan rakyat.
Karena tidak ada satu pun yang terwujud, Washington jelas telah salah menilai kemampuan Teheran untuk bertahan dalam konflik yang panjang dan berlarut-larut, terutama melalui penggunaan UAV dan rudal.
Operasi Epic Fury AS Tak Punya Tujuan yang Jelas
Komunitas internasional tidak mengetahui "tujuan strategis" Operasi Epic Fury Washington terhadap Iran karena "tujuan-tujuan baru diartikulasikan setiap hari oleh para pejabat tinggi AS," kata Ozertem.
Salah satu tujuannya bisa jadi perubahan kekuasaan di Iran meskipun "negara Iran terbukti tangguh dan sistem saat ini terus bertahan," itulah sebabnya tujuan AS tersebut sekarang "tidak ada dalam agenda," katanya.
Lihat Juga :