Mengapa Sekutu NATO Tidak Mau Gabung AS Buka Blokade Selat Hormuz?

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:30 WIB
loading...
Mengapa Sekutu NATO...
Tentara NATO mengikuti latihan militer gabungan. Foto/nato
A A A
BRUSSEL - Jerman, Spanyol, Italia, dan Prancis—bersama dengan negara-negara non-NATO seperti Jepang dan Korea Selatan—ragu untuk berpartisipasi dalam operasi maritim yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz “karena ketidakpastian di medan perang”. Pendapat itu diungkap Hasan Selim Ozertem, analis politik yang berbasis di Turki yang diwawancarai Sputnik.

Negara-negara ini “tidak dapat memastikan keamanan pasukan angkatan laut mereka,” jelas Ozertem.

“Peristiwa baru-baru ini telah menunjukkan kapal-kapal AS rentan terhadap rudal Iran dan tidak dapat dilindungi dari ranjau laut di Teluk Persia. Dalam hal itu, saya pikir tidak ada yang ingin menjadi bagian dari konflik yang sedang berlangsung ini,” katanya.

Takut Kehilangan Muka dan Salah Perhitungan Strategis


Meskipun Trump telah memperjelas bahwa masa depan NATO akan dipertanyakan jika sekutu AS tidak mendukung operasi Hormuz Washington, masalahnya adalah “NATO adalah aliansi pertahanan, bukan aliansi yang akan bergabung dalam operasi ofensif tanpa keputusan Dewan Keamanan PBB atau persetujuan dari anggota NATO,” catat pakar tersebut.

Tantangan lain adalah fakta bahwa Selat Hormuz adalah “jalur laut yang sempit dan tidak ada kapal perusak AS yang aman ketika mereka menemani kapal apa pun keluar dari Teluk Persia,” dan dalam hal ini, kemungkinan kehilangan kapal perusak dapat menjadi kehilangan muka bagi pemerintahan AS, Ozertem menunjukkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved