Siapa Joe Kent? Direktur Kontraterorisme AS yang Mundur karena Merasa Ditipu Israel

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A

3. Bangkit dari Kalangan Sayap Kanan

Kent adalah seorang veteran, politisi, dan mantan direktur Pusat Kontraterorisme Nasional. Sebagai kepala Pusat Kontraterorisme Nasional, Kent bertanggung jawab atas sebuah lembaga yang bertugas menganalisis dan mendeteksi ancaman teroris.

Ia dikonfirmasi untuk jabatan tersebut Juli lalu dengan suara 52-44, dan mendapat penentangan keras dari Demokrat karena hubungan masa lalunya dengan tokoh-tokoh sayap kanan dan teori konspirasi. Selama kampanye kongresnya tahun 2022, Kent membayar Graham Jorgensen, anggota kelompok militer sayap kanan Proud Boys, untuk pekerjaan konsultasi. Ia juga bekerja sama erat dengan Joey Gibson, pendiri kelompok nasionalis Kristen Patriot Prayer, dan menarik dukungan dari berbagai tokoh sayap kanan, seperti yang dilaporkan oleh Associated Press.

Selama sidang konfirmasi Senat, Kent juga menolak untuk menjauhkan diri dari teori konspirasi bahwa agen federal memicu serangan 6 Januari 2021 di Capitol, serta klaim palsu bahwa Trump, seorang Republikan, memenangkan pemilihan 2020 atas Demokrat Joe Biden.

4. Mantan Pasukan Elite dan Agen CIA

Sebelum memasuki pemerintahan Presiden Donald Trump, Kent mencalonkan diri dua kali dalam kampanye yang tidak berhasil untuk Kongres di negara bagian Washington. Ia juga pernah bertugas di militer dengan menjalani 11 penugasan sebagai Pasukan Khusus Green Beret, diikuti dengan pekerjaan di CIA.

5. Istrinya Tewas dalam Bom Bunuh Diri di Suriah

Istri Kent tewas dalam tugas pada tahun 2019 dalam serangan bom bunuh diri di Suriah. Pasangan itu memiliki dua anak laki-laki.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved