Siapa Joe Kent? Direktur Kontraterorisme AS yang Mundur karena Merasa Ditipu Israel

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Joe Kent? Direktur...
Joe Kent merupakan pejabat kontraterorisme AS yangmundur karena merasa ditipu Israel. Foto/X/@GlobeEyeNews
A A A
WASHINGTON - Joe Kent, direktur Pusat Kontraterorisme Nasional, mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Selasa, dengan alasan kekhawatirannya tentang pembenaran serangan militer di Iran dan mengatakan bahwa ia "tidak dapat dengan hati nurani yang baik" mendukung perang pemerintahan Trump.

"Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita, dan jelas bahwa kita memulai perang ini karena tekanan dari Israel dan lobi Amerika yang kuat," kata Kent dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosial, dilansir Fox.

Siapa Joe Kent? Direktur Kontraterorisme AS yang Mundur karena Merasa Ditipu Israel

1. Merasa Ditipu Israel

Kent menjelaskan bahwa ia mendukung nilai-nilai dan kebijakan luar negeri Trump yang dikampanyekan presiden, tetapi mengklaim bahwa presiden baru-baru ini "ditipu" oleh Israel sehingga percaya bahwa Iran menimbulkan ancaman bagi AS dan bahwa tindakan diperlukan.

"Ini adalah kebohongan dan merupakan taktik yang sama yang digunakan Israel untuk menarik kita ke dalam perang Irak yang mengerikan yang merenggut nyawa ribuan pria dan wanita terbaik bangsa kita. Kita tidak boleh membuat kesalahan ini lagi," kata Kent.

"Sebagai seorang veteran yang telah bertugas di medan perang 11 kali dan sebagai suami Bintang Emas yang kehilangan istri tercinta saya, Shannon, dalam perang yang direkayasa oleh Israel, saya tidak dapat mendukung pengiriman generasi berikutnya ke medan perang. Berperang dan mati dalam perang yang tidak memberikan manfaat bagi rakyat Amerika dan tidak membenarkan pengorbanan nyawa warga Amerika."

2. Dikenal sebagai Orang Baik

Kemudian pada hari Selasa, presiden mengatakan Joe Kent adalah "orang baik" tetapi "saya selalu berpikir" dia "sangat lemah dalam hal keamanan."

Trump mengatakan bahwa kepergian Kent dari jabatannya adalah "hal yang baik" karena ia tidak setuju dengan penilaian Kent tentang ancaman dari Iran. "Kita tidak menginginkan orang-orang itu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved