Sebut Israel Tipu Trump untuk Serang Iran, Kepala Kontraterorisme AS Mundur
Rabu, 18 Maret 2026 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
"Tetapi ketika saya membaca pernyataannya, saya menyadari bahwa itu adalah hal yang baik bahwa dia keluar karena dia mengatakan 'Iran bukanlah ancaman'. Iran adalah ancaman - setiap negara menyadari betapa besar ancaman Iran, pertanyaannya adalah apakah mereka ingin melakukan sesuatu tentang hal itu atau tidak," ujar Trump.
“Ketika seseorang bekerja dengan kami dan mengatakan mereka tidak menganggap Iran sebagai ancaman, kami tidak menginginkan orang-orang itu, karena ada beberapa orang, saya kira, yang akan mengatakan itu, tetapi mereka bukan orang yang cerdas, atau mereka bukan orang yang berpengalaman. Iran adalah ancaman yang luar biasa,” tambah Trump.
Kent diangkat sebagai direktur Pusat Kontraterorisme Nasional pada Februari 2025.
Trump memposting di Truth Social pada saat itu bahwa merupakan "kesenangan" baginya untuk menominasikan Kent untuk posisi direktur dan memujinya karena telah memburu penjahat dan "teroris" sepanjang "kehidupan dewasanya".
“Joe akan membantu kita menjaga keamanan Amerika dengan memberantas semua terorisme, dari jihadis dan dunia hingga kartel di halaman belakang kita.”
Pemerintahan Joe Biden menyaksikan beberapa protes atas dukungan AS untuk Israel di tengah perang di Gaza, tetapi sebagian besar berasal dari pejabat tingkat rendah hingga menengah.
Kent juga memiliki rekam jejak militer AS yang bergengsi.
Ia adalah mantan anggota Pasukan Khusus Angkatan Darat (Army Ranger) yang menjalani 11 penugasan tempur setelah serangan 11 September 2001.
Pada tahun 2018, ia menjadi perwira paramiliter CIA. Kemudian ia mencalonkan diri sebagai anggota Kongres sebagai pendukung setia Trump.
“Ketika seseorang bekerja dengan kami dan mengatakan mereka tidak menganggap Iran sebagai ancaman, kami tidak menginginkan orang-orang itu, karena ada beberapa orang, saya kira, yang akan mengatakan itu, tetapi mereka bukan orang yang cerdas, atau mereka bukan orang yang berpengalaman. Iran adalah ancaman yang luar biasa,” tambah Trump.
Kent diangkat sebagai direktur Pusat Kontraterorisme Nasional pada Februari 2025.
Trump memposting di Truth Social pada saat itu bahwa merupakan "kesenangan" baginya untuk menominasikan Kent untuk posisi direktur dan memujinya karena telah memburu penjahat dan "teroris" sepanjang "kehidupan dewasanya".
“Joe akan membantu kita menjaga keamanan Amerika dengan memberantas semua terorisme, dari jihadis dan dunia hingga kartel di halaman belakang kita.”
Pengunduran Diri
Pemerintahan Joe Biden menyaksikan beberapa protes atas dukungan AS untuk Israel di tengah perang di Gaza, tetapi sebagian besar berasal dari pejabat tingkat rendah hingga menengah.
Kent juga memiliki rekam jejak militer AS yang bergengsi.
Ia adalah mantan anggota Pasukan Khusus Angkatan Darat (Army Ranger) yang menjalani 11 penugasan tempur setelah serangan 11 September 2001.
Pada tahun 2018, ia menjadi perwira paramiliter CIA. Kemudian ia mencalonkan diri sebagai anggota Kongres sebagai pendukung setia Trump.
Lihat Juga :