Presiden Iran Pezeshkian Tetapkan Syarat untuk Perundingan Gencatan Senjata

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:32 WIB
loading...
Presiden Iran Pezeshkian...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri pawai Hari Quds di Teheran, Iran, pada 13 Maret 2026. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan tidak ada gunanya membicarakan penghentian serangan kecuali ada jaminan bahwa Iran tidak akan menghadapi agresi lebih lanjut. Pernyataan itu muncul seiring perang yang tak kunjung berakhir antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Dalam unggahan di platform X, Pezeshkian merujuk pada panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang apa yang ia gambarkan sebagai agresi AS dan Israel terhadap Iran.

Ia mengatakan, “Saya menekankan Iran tidak memulai perang keji ini,” menambahkan, “Membela diri terhadap invasi adalah hak alami, dan kami mahir dalam hal itu.”

“Berbicara tentang mengakhiri perang tidak ada artinya, sampai kita memastikan tidak akan ada lagi serangan di tanah kita di masa depan,” tegasnya.

Pezeshkian juga menekankan perlunya mengakhiri penggunaan pangkalan AS di kawasan itu terhadap Iran, dengan mengatakan tindakan tersebut bertujuan merusak hubungan Teheran dengan negara-negara tetangganya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved