3 Keunggulan Ranjau Udara Jaljaleh, Salah Satunya Menciptakan Koridor Berbahaya

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Namun, calon pembeli harus yakin bahwa sistem tersebut tidak menimbulkan ancaman terhadap aset udara mereka sendiri. Iran perlu menyediakan metode identifikasi yang andal; jika tidak, calon klien kemungkinan besar tidak akan mengadopsi senjata semacam itu.

Publikasi informasi tentang Jaljaleh di media bukanlah suatu kebetulan. Iran jarang memamerkan perkembangan teknologinya pada tahap awal. Memamerkan senjata semacam itu bisa jadi merupakan upaya untuk menarik perhatian calon pembeli dan membangun citra negara sebagai penyedia solusi yang terjangkau namun berteknologi maju. Dalam lingkungan internasional saat ini, sistem seperti ini berharga tidak hanya bagi negara-negara yang terlibat dalam konflik tetapi juga bagi negara-negara yang berupaya membangun lapisan pertahanan tambahan terhadap ancaman.

3. Jadi Juara di Perang Drone

Seperti yang kita lihat, Iran bertaruh pada sistem asimetris yang dapat memengaruhi jalannya konflik bukan melalui kuantitas, tetapi melalui pendekatan baru. Namun, Jaljaleh bukanlah senjata revolusioner. Senjata ini tidak akan mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut. Namun, senjata ini dapat menjadi elemen yang memperkuat kemampuan pertahanan Iran sekaligus membuka peluang ekspor baru.

Di era ketika drone telah menjadi alat tekanan utama, setiap perkembangan yang mempersulit operasi musuh di udara memperoleh nilai khusus. Iran berupaya untuk menempati ceruk ini, dan langkah-langkah pertamanya menunjukkan bahwa strategi ini mungkin lebih dipertimbangkan dengan cermat daripada yang terlihat pada awalnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
10 Pilot Terhebat Sepanjang...
10 Pilot Terhebat Sepanjang Sejarah, Salah Satunya Amelia Earhart
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved