AS Akui 200 Tentaranya Terluka akibat Serangan Iran di 7 Negara Timur Tengah
Selasa, 17 Maret 2026 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
“Akibat serangan rudal terhadap pangkalan-pangkalan Amerika, setidaknya 200 personel militer AS tewas dan terluka,” tulis kantor berita Tasnim, mengutip pernyataan IRGC.
Mengomentari serangan balasan Iran, petinggi IRGC Jenderal Ebrahim Jabbari memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa Republik Islam memiliki kemampuan canggih dan siap untuk konflik yang berkepanjangan.
“Pada awal perang, kami akan menyerang semua yang kami miliki dalam persediaan kami,” kata Jabbari, seraya berjanji akan meluncurkan rudal-rudal paling ampuh nanti.
“Apa yang belum kami tunjukkan sampai sekarang, dan apa yang, seperti yang kami orang Iran katakan, kami ‘simpan dalam air garam', akan kami ungkapkan dalam beberapa hari mendatang,” imbuh dia.
Serangan balasan Iran menargetkan beberapa fasilitas militer AS di Timur Tengah, termasuk pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi.
Mengomentari serangan balasan Iran, petinggi IRGC Jenderal Ebrahim Jabbari memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa Republik Islam memiliki kemampuan canggih dan siap untuk konflik yang berkepanjangan.
“Pada awal perang, kami akan menyerang semua yang kami miliki dalam persediaan kami,” kata Jabbari, seraya berjanji akan meluncurkan rudal-rudal paling ampuh nanti.
“Apa yang belum kami tunjukkan sampai sekarang, dan apa yang, seperti yang kami orang Iran katakan, kami ‘simpan dalam air garam', akan kami ungkapkan dalam beberapa hari mendatang,” imbuh dia.
Serangan balasan Iran menargetkan beberapa fasilitas militer AS di Timur Tengah, termasuk pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi.
(mas)
Lihat Juga :