Para Penasihat Trump Menyesal AS Perang Melawan Iran, Terlalu Remehkan Rezim Teheran
Selasa, 17 Maret 2026 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa Iran meminta bernegosiasi untuk gencatan senjata. “Iran ingin membuat kesepakatan, dan saya tidak ingin membuatnya karena persyaratannya belum cukup baik,” kata Trump.
Ketika ditanya tentang persyaratan kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: “Saya tidak ingin mengatakan itu kepada Anda.” Tetapi dia setuju bahwa komitmen dari Iran untuk sepenuhnya meninggalkan ambisi nuklir apa pun akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah keras klaim Trump. Menurutnya, Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat.
“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami,” kata Araghchi kepada program “Face The Nation” CBS.
“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami," ujarnya.
“Tidak ada pengalaman baik berbicara dengan Amerika," kesal Araghchi. “Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi,” imbuh Araghchi.
Dia menambahkan bahwa Iran hanya siap untuk berbicara dengan negara-negara yang ingin bernegosiasi agar kapal tanker minyak tertentu dapat melewati jalur ekspor Selat Hormuz yang penting. “Saya tidak dapat menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah didekati oleh sejumlah negara yang ingin memiliki jalur aman untuk kapal mereka,” katanya.
Ketika ditanya tentang persyaratan kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: “Saya tidak ingin mengatakan itu kepada Anda.” Tetapi dia setuju bahwa komitmen dari Iran untuk sepenuhnya meninggalkan ambisi nuklir apa pun akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah keras klaim Trump. Menurutnya, Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat.
“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami,” kata Araghchi kepada program “Face The Nation” CBS.
“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami," ujarnya.
“Tidak ada pengalaman baik berbicara dengan Amerika," kesal Araghchi. “Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi,” imbuh Araghchi.
Dia menambahkan bahwa Iran hanya siap untuk berbicara dengan negara-negara yang ingin bernegosiasi agar kapal tanker minyak tertentu dapat melewati jalur ekspor Selat Hormuz yang penting. “Saya tidak dapat menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah didekati oleh sejumlah negara yang ingin memiliki jalur aman untuk kapal mereka,” katanya.
(mas)
Lihat Juga :