Erdogan: Yunani Kekanak-kanakan, Macron Pemimpin Tak Becus

Jum'at, 18 September 2020 - 13:38 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, dia berbicara kepada gubernur di Turki bahwa dirinya menentang Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang dia anggap sebagai pemimpin tidak becus.

“Kami tidak akan jatuh ke dalam jebakan ini. Apa yang mereka katakan; Mengapa Turki ada di Suriah, mengapa di Libya, di Mediterania timur, di Kaukasus? Jika Turki menarik diri dari Suriah, apakah akan ada perdamaian di Suriah? Akankah Irak Utara dibersihkan dari teroris? Jika Turki menolaknya, akankah para pemimpin kudeta di Libya meninggalkan kekuasaan dalam pemerintahan yang sah? Jika Turki meninggalkan segalanya, dapatkah pemimpin yang tidak becus dan ambisius yang memerintah Prancis dan tidak tahu apa yang terjadi padanya, kembali ke akal sehat?," papar Erdogan. (Baca juga: Erdogan Peringatkan Macron: Jangan Main-main dengan Turki! )

Erdoğan juga menuduh negara-negara tetangga dan Uni Eropa memasang "perangkap" di Turki karena mereka membuat "perhitungan" sendiri.

“Dengan dukungan bangsa kita akan terus melakukan yang baik, adil dan bermanfaat bagi negara kita,” ujarnya. "Bahkan jika demokrasi dan ekonomi Eropa dan Amerika benar-benar hancur, kami akan terus mengklaim hak dan kebebasan negara kami," kata Erdogan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved