Sistem Pertahanan Patriot Rp51 Miliar Kalah Dibandingkan Pencegat Saku Seharga Rp34 Juta, Kok Bisa?

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:25 WIB
loading...
A A A

6. Bisa Dioperasikan 1 Tentara

Keuntungan lain dari pencegat Ukraina adalah bahwa mereka dapat diluncurkan dan dikendalikan oleh satu operator. Sebaliknya, peluncuran rudal Patriot membutuhkan tiga tentara per peluncuran dan sekitar 90 personel untuk mengoperasikan dan memelihara sistem tersebut. Ada juga kekurangan rudal Patriot secara global — hanya sekitar 620 yang dikirim ke militer di seluruh dunia tahun lalu.

Tanggapan Ukraina terhadap permintaan kerja sama AS dilaporkan oleh Zelensky dalam sebuah unggahan di X dan dalam sebuah wawancara dengan The New York Times. Kamis lalu, ia menulis bahwa ia sedang menunggu “persetujuan dari Gedung Putih” untuk menandatangani perjanjian produksi drone besar.

Menurut Zelensky, sistem pencegat pertama dan tim pelatihannya tiba di Yordania lebih dari seminggu yang lalu dan diharapkan secara bertahap akan mulai digunakan secara operasional.

Laporan selama akhir pekan menunjukkan bahwa persediaan pencegat yang digunakan untuk pertahanan udara di Israel dan negara-negara Teluk semakin menipis. Para analis mencatat bahwa selama perang dengan Iran, lebih banyak rudal Patriot diluncurkan daripada jumlah total yang dikirim ke Ukraina selama empat tahun perangnya dengan Rusia.

Sumber intelijen Barat mengatakan Iran masih memiliki ribuan drone Shahed berbiaya rendah yang mirip dengan yang dipasok ke Rusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
Tak Memiliki Pertahanan...
Tak Memiliki Pertahanan Rudal Balistik, Inggris Bisa Hancur Lebur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved