Israel Klaim Perang Iran Berakhir 3 Pekan Lagi, Ini 4 Indikatornya

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Israel telah menargetkan industri militer Iran di masa lalu, termasuk pada Oktober 2024 ketika Angkatan Udara Israel membom mixer planet yang digunakan untuk membuat bahan bakar padat yang digunakan dalam rudal balistik jarak jauh. Selama perang 12 hari pada Juni 2025, Israel kembali menyerang berbagai lokasi yang digunakan Iran untuk membangun rudal balistik, sistem pertahanan udara, dan senjata lainnya.

Para pejabat mengatakan, kini IDF tidak akan mengampuni satu pun fasilitas yang digunakan Iran untuk mengembangkan senjata, di sepanjang rantai produksi. Sejauh ini, selama perang yang sedang berlangsung, Israel telah menyerang lebih dari 1.700 aset industri militer Iran, dan masih ada ratusan lagi yang masuk dalam daftar targetnya.

Ini termasuk perusahaan-perusahaan besar yang merupakan bagian dari Korps Garda Revolusi Islam Iran — yang memproduksi rudal balistik Iran dan senjata lainnya — serta perusahaan-perusahaan kecil yang mengembangkan berbagai komponen.

Para pejabat mengatakan bahwa serangan-serangan ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada industri produksi rudal balistik Iran, dan akibatnya, saat ini Iran tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi rudal baru.

Israel juga telah menargetkan program nuklir Iran, menyerang sejumlah target yang terkait dengan pengembangan senjata atom, termasuk situs penelitian dan pengembangan serta perusahaan yang membangun berbagai komponen.

Sementara itu, para pejabat mengatakan, serangan di Iran juga terus berfokus pada "pusat kekuasaan," termasuk markas besar dan pusat komando pasukan penindasan protes rezim — pasukan keamanan internal dan pasukan paramiliter Basij.


3. 5.000 Tentara Iran Tewas

IDF memperkirakan bahwa antara 4.000 dan 5.000 tentara Iran telah tewas dalam serangan Israel, bersama dengan puluhan ribu lainnya yang terluka, banyak di antaranya, di antara mereka adalah anggota pasukan keamanan internal dan Basij.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved