Israel Klaim Perang Iran Berakhir 3 Pekan Lagi, Ini 4 Indikatornya

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Militer juga telah mengidentifikasi penurunan moral di antara tentara Iran, penolakan untuk bertugas dalam beberapa kasus, dan pembelotan, menurut para pejabat.

Fenomena ini terutama terjadi di jajaran rudal balistik Iran, menurut para pejabat, yang mengatakan bahwa serangan terhadap pusat komando berawak dan markas pengganti telah menyebabkan pengurangan drastis dalam penembakan rudal ke arah Israel dalam beberapa hari terakhir.

4. Memburu Peluncur Rudal Iran

Angkatan Udara Iran (IAF) juga terus "memburu" peluncur rudal Iran, melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan puluhan peluncur dalam beberapa hari terakhir, termasuk beberapa yang dipersenjatai untuk serangan terhadap Israel.

Sejauh ini, militer mengklaim telah menghancurkan atau menonaktifkan sekitar 70 persen dari sekitar 500 peluncur rudal balistik Iran, meskipun diyakini relatif mudah bagi Iran untuk membangun peluncur baru, seperti yang dilakukannya setelah perang Juni 2025.

Serangan juga terus berlanjut terhadap sistem pertahanan udara Iran. Dalam waktu 24 jam setelah perang, IDF melaporkan telah mencapai superioritas udara di beberapa bagian Iran, yang memungkinkan serangan skala besar di Teheran dan daerah lain dengan risiko lebih rendah bagi pilot jet tempur Israel.

Para pejabat militer mengatakan bahwa IAF sekarang memiliki supremasi udara di sebagian besar wilayah udara Iran, setelah melumpuhkan lebih dari 100 sistem pertahanan udara dan sekitar 120 sistem deteksi.

Para pejabat juga mengatakan IDF akan terus beroperasi melawan Pasukan Quds, sayap ekstrateritorial IRGC, baik di Iran maupun di Lebanon.

Israel melancarkan kampanyenya melawan Iran, bersama dengan AS, untuk melemahkan kemampuan militer rezim Iran, menjauhkan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran, dan "menciptakan kondisi" bagi rakyat Iran untuk menggulingkan rezim tersebut, demikian kata militer dan para pemimpin Israel lainnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved