Trump: AS Mungkin Akan Serang Lagi Pulau Kharg Iran Hanya untuk Bersenang-senang
Minggu, 15 Maret 2026 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Sabtu: "Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami saat ini sedang berdiskusi dengan sekutu dan mitra kami tentang berbagai opsi untuk memastikan keamanan pelayaran di wilayah tersebut."
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya, mengatakan Selat Hormuz harus tetap tertutup.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menepis spekulasi dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahwa Mojtaba Khamenei terluka dan kemungkinan cacat. "Tidak ada masalah dengan pemimpin tertinggi yang baru. Dia mengirimkan pesannya kemarin, dan dia akan menjalankan tugasnya," kata Araqchi.
Mojtaba Khamenei belum muncul di depan umum, melainkan mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis yang dibacakan oleh seorang presenter televisi.
Iran mengecilkan tingkat kerusakan di Pulau Kharg. AS mengatakan telah menargetkan sasaran militer—bukan industri energi—di pulau itu, yang berjarak sekitar 15 mil (24 km) dari garis pantai Iran di Teluk.
Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan telah menyerang lebih dari 90 lokasi di Pulau Kharg, termasuk fasilitas penyimpanan ranjau laut, bunker penyimpanan rudal, dan target militer lainnya.
Araqchi mengatakan Iran akan menanggapi setiap serangan terhadap fasilitas energinya. Kementerian Pertahanan Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa sembilan rudal balistik dan 33 drone diluncurkan dari Iran menuju UEA.
Iran memperingatkan penduduk untuk meninggalkan daerah dekat pelabuhan Jebel Ali di Dubai, pelabuhan Khalifa di Abu Dhabi, dan pelabuhan Fujairah di UEA, dan mengatakan pihaknya menargetkan cabang-cabang bank AS di Teluk.
Fujairah, di luar Selat Hormuz, adalah jalur keluar untuk sekitar 1 juta barel minyak mentah Murban UEA per hari—volume yang setara dengan sekitar 1% dari permintaan dunia.
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya, mengatakan Selat Hormuz harus tetap tertutup.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menepis spekulasi dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahwa Mojtaba Khamenei terluka dan kemungkinan cacat. "Tidak ada masalah dengan pemimpin tertinggi yang baru. Dia mengirimkan pesannya kemarin, dan dia akan menjalankan tugasnya," kata Araqchi.
Mojtaba Khamenei belum muncul di depan umum, melainkan mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis yang dibacakan oleh seorang presenter televisi.
Kerusakan Pulau Kharg
Iran mengecilkan tingkat kerusakan di Pulau Kharg. AS mengatakan telah menargetkan sasaran militer—bukan industri energi—di pulau itu, yang berjarak sekitar 15 mil (24 km) dari garis pantai Iran di Teluk.
Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan telah menyerang lebih dari 90 lokasi di Pulau Kharg, termasuk fasilitas penyimpanan ranjau laut, bunker penyimpanan rudal, dan target militer lainnya.
Araqchi mengatakan Iran akan menanggapi setiap serangan terhadap fasilitas energinya. Kementerian Pertahanan Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa sembilan rudal balistik dan 33 drone diluncurkan dari Iran menuju UEA.
Iran memperingatkan penduduk untuk meninggalkan daerah dekat pelabuhan Jebel Ali di Dubai, pelabuhan Khalifa di Abu Dhabi, dan pelabuhan Fujairah di UEA, dan mengatakan pihaknya menargetkan cabang-cabang bank AS di Teluk.
Fujairah, di luar Selat Hormuz, adalah jalur keluar untuk sekitar 1 juta barel minyak mentah Murban UEA per hari—volume yang setara dengan sekitar 1% dari permintaan dunia.
(mas)
Lihat Juga :