Trump: AS Mungkin Akan Serang Lagi Pulau Kharg Iran Hanya untuk Bersenang-senang

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:06 WIB
loading...
A A A
Pasukan Iran terus melakukan serangan. Serangan drone mengganggu pusat energi utama Uni Emirat Arab pada hari Sabtu dan AS memperingatkan warga AS pada hari Sabtu untuk meninggalkan Irak setelah serangan rudal terhadap kedutaan di Baghdad pada Jumat malam.

Sejak Israel dan Amerika Serikat memulai serangan udara terhadap Iran pada 28 Februari, perang tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang, sebagian besar di Iran, menurut laporan dari pemerintah dan media pemerintah Teheran. Sedikitnya 15 orang tewas ketika serangan udara menghantam pabrik lemari es dan pemanas di kota Isfahan, Iran tengah, menurut kantor berita Fars pada hari Sabtu.

Iran menyerukan warga sipil di Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengevakuasi diri dari pelabuhan, dermaga, dan "tempat persembunyian Amerika", dengan mengatakan pasukan AS telah menargetkan Iran dari daerah-daerah tersebut. UEA membantah bahwa serangan di Pulau Kharg Iran pada Jumat malam berasal dari wilayahnya.

Menyebut setiap fasilitas yang terkait dengan Amerika Serikat sebagai "target yang sah", Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mendesak semua industri AS untuk pindah dari wilayah tersebut.

Gangguan pasar minyak tampaknya tidak akan segera berakhir. Beberapa operasi pemuatan minyak ditangguhkan.

Sebuah pesawat tak berawak (drone) dicegat di Fujairah, Uni Emirat Arab, pusat pengisian bahan bakar kapal global, setelah serangan drone, menurut sumber industri dan perdagangan pada hari Sabtu.

Kantor media Emirat mengatakan sebuah drone telah dicegat, tetapi pasukan pertahanan sipil hingga Sabtu malam masih berusaha memadamkan api yang disebabkan oleh puing-puing yang berjatuhan.

Mengebom Habis-habisan Garis Pantai


Trump menghabiskan akhir pekan di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida. Dalam satu unggahan di media sosial, presiden Partai Republik itu menulis bahwa dia berharap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain akan mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz. Tidak satu pun dari negara-negara tersebut memberikan indikasi langsung bahwa mereka akan melakukannya.

Para pejabat Prancis mengatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah mereka terus berupaya untuk membentuk koalisi untuk mengamankan Selat Hormuz setelah situasi keamanan stabil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved