Mengapa Iran Memiliki Dua Angkatan Bersenjata? Ini Sejarah dan Peran Artesh serta Garda Revolusi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:07 WIB
loading...
Mengapa Iran Memiliki...
Iran memiliki dua angkatan bersenjata. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Berbeda dengan sebagian besar negara di dunia yang hanya memiliki satu angkatan bersenjata, Iran justru memiliki dua kekuatan militer utama yang sama-sama berperan dalam menjaga keamanan negara. Kedua kekuatan tersebut adalah Artesh (militer reguler) dan Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Islam.

Struktur militer ganda ini tidak muncul begitu saja, melainkan merupakan hasil dari dinamika politik setelah Iranian Revolution yang menggulingkan kekuasaan Shah dan melahirkan Republik Islam Iran.

Mengapa Iran Memiliki Dua Angkatan Bersenjata? Ini Sejarah dan Peran Artesh serta Garda Revolusi

1. Warisan Revolusi Islam 1979

Setelah revolusi yang dipimpin Ruhollah Khomeini, pemerintahan baru Iran tidak sepenuhnya mempercayai militer lama yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Shah.

Sebagai langkah antisipasi, rezim baru membentuk Garda Revolusi Islam (IRGC) pada 1979. Pasukan ini bertugas melindungi sistem politik baru serta memastikan revolusi tidak digulingkan oleh pihak internal maupun eksternal.

Sejak saat itu, Iran memiliki dua struktur militer yang berbeda fungsi tetapi sama-sama berada di bawah komando Pemimpin Tertinggi Iran, yang saat ini dijabat Ali Khamenei.

2. Artesh: Tentara Nasional Iran

Artesh merupakan angkatan bersenjata reguler Iran yang memiliki struktur seperti militer negara pada umumnya. Pasukan ini terdiri dari:
- Angkatan Darat
- Angkatan Laut
- Angkatan Udara
- Pertahanan udara

Tugas utama Artesh adalah menjaga kedaulatan wilayah Iran, melindungi perbatasan negara, serta menjalankan operasi militer konvensional jika terjadi perang.

Dengan ratusan ribu personel, Artesh menjadi tulang punggung pertahanan tradisional Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved