AS Serang Pulau Kharg untuk Akhiri Kontrol Iran di Selat Hormuz

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:30 WIB
loading...
AS Serang Pulau Kharg...
Pulau Kharg di Iran. Foto/iranontrip
A A A
TEHERAN - Dalam setengah jam terakhir, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan angkatan udaranya telah membom fasilitas militer di Pulau Kharg, Iran. Serangan itu terjadi seiring perang antara Iran dan AS-Israel.

“Demi alasan kesopanan, saya memilih untuk TIDAK menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu. Namun, jika Iran, atau siapa pun, melakukan sesuatu untuk mengganggu jalur pelayaran kapal yang bebas dan aman melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini,” ujar Trump, dalam unggahan di Truth Social.

Jika dilihat secara bersamaan, serangan terhadap fasilitas militer di pulau itu terjadi tetapi keputusan untuk menghindari serangan terhadap infrastruktur minyak untuk saat ini menunjukkan AS percaya Iran telah menggunakan Pulau Kharg untuk melancarkan serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.



Dengan menyerang fasilitas militer di pulau itu, AS memberi sinyal bahwa mereka dapat membatasi kemampuan Iran untuk menargetkan kapal di selat tersebut.

Namun ancaman terhadap infrastruktur minyak Iran di pulau itu juga signifikan – sebagian besar ekspor minyak Iran dimuat dari pulau itu sebelum menuju ke negara-negara pembeli.

Seperti yang dikatakan Trump dalam unggahannya, pulau itu, dalam banyak hal, merupakan "permata mahkota" bagi Iran.

Pulau Kharg terletak dekat Selat Hormuz. Amerika mungkin menargetkannya karena mereka berpikir di situlah Iran melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang tidak ingin mereka lewati selat tersebut.

Kharg sangat menarik karena sebagian besar minyak Iran diekspor dari sana.

Presiden Trump mengatakan serangan tersebut tidak mengenai fasilitas minyak di sana. Jadi tahap pertama bagi mereka adalah melemahkan kehadiran militer Iran di Pulau Kharg.

Sungguh menakjubkan mereka belum melakukan itu sejak hari pertama.

Pulau Kharg seharusnya menjadi target pertama, menurut analis militer jika Anda berbicara dengan mereka.

Untuk melakukan ini baru hari ini – kami tidak mengerti mengapa ini dilakukan hari ini, bukan sebelumnya.

Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved