Ejek AS Terang-terangan, Iran Terus Kirim Minyak ke China Lewat Selat Hormuz

Jum'at, 13 Maret 2026 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Para analis mengatakan Washington sejauh ini telah menghindari penyitaan kapal tanker dan tindakan pencegahan maritim seperti yang sebelumnya digunakan terhadap Venezuela, kemungkinan karena setiap tindakan langsung terhadap kargo minyak Iran dapat memberi Teheran insentif yang lebih besar untuk menutup Selat Hormuz sepenuhnya.

Hal itu menempatkan AS dalam posisi yang canggung, yaitu berperang melawan Iran sementara minyak Iran yang dikenai sanksi terus mencapai pelanggan terpentingnya, China.

Pekan lalu Beijing sedang bernegosiasi dengan Teheran untuk mengamankan jalur aman bagi pengiriman minyak China dan gas alam cair Qatar melalui Hormuz. China mendapatkan sekitar 45% minyaknya melalui Selat Hormuz.

Pengiriman melalui Selat Hormuz telah menurun tajam untuk eksportir lain sejak perang dimulai, dengan lalu lintas kapal tanker berkurang akibat serangan, ancaman, dan meningkatnya risiko asuransi.

Hal itu telah mengganggu arus dari produsen Teluk dan memperdalam kekhawatiran akan guncangan pasokan yang lebih luas, meskipun Iran terus mengirimkan minyak mentah ke China.

Kontras ini memiliki signifikansi politik: sementara Teheran tetap berada di bawah tekanan militer, ekspor minyaknya masih mencapai pasar, sedangkan produsen saingan dan konsumen global menanggung sebagian besar dampak ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved