Ejek AS Terang-terangan, Iran Terus Kirim Minyak ke China Lewat Selat Hormuz

Jum'at, 13 Maret 2026 - 21:30 WIB
loading...
Ejek AS Terang-terangan,...
Selat Hormuz, terletak di antara Iran, Oman dan UEA. Foto/Flickr/eutrophication&hypoxia
A A A
TEHERAN - Dalam apa yang tampaknya menjadi kemunduran signifikan bagi kampanye tekanan Gedung Putih terhadap Teheran, Iran terus mengekspor volume besar minyak mentah ke China melalui Selat Hormuz. Langkah itu dilakukan meskipun terjadi serangan Amerika Serikat-Israel dan peringatan berulang bahwa jalur air vital tersebut dapat menjadi tidak dapat digunakan.

Data pelacakan kapal tanker menunjukkan Iran mengirimkan antara 13,7 juta dan 16,5 juta barel minyak mentah dari tanggal 28 Februari hingga 11 Maret, setara dengan sekitar 1,1 juta hingga 1,5 juta barel per hari.

Angka tersebut di bawah lonjakan Februari sebelum perang Iran, tetapi masih mendekati rata-rata tahun lalu.

Angka-angka tersebut mencolok karena Selat Hormuz yang lebih luas telah dilanda kekacauan sejak perang dimulai pada tanggal 28 Februari.

Pergerakan kapal non-Iran melalui jalur tersebut telah melambat tajam, sementara serangan terhadap kapal dan infrastruktur energi di seluruh wilayah telah mengganggu ekspor dari produsen Teluk lainnya.

Menurut Reuters, ekspor Iran terus berlanjut sebagian besar karena kapal tanker berlayar di perairan Iran dan memuat di Pulau Kharg, pusat ekspor utama negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved