Inilah Pasukan Elite NOPO Serba Hitam, Perisai untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Jum'at, 13 Maret 2026 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Mojtaba Khamenei, seorang tokoh yang tertutup dan jarang muncul di depan umum atau berbicara di acara-acara resmi, telah menyampaikan pidato perdananya pada Kamis sejak dia dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi pada hari Minggu. Sebelumnya pada hari Rabu, Yousef Pezeshkian, putra presiden Iran, mengatakan bahwa Mojtaba aman dan sehat meskipun ada laporan tentang cedera selama perang.

"Saya mendengar kabar bahwa Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberi tahu saya bahwa, alhamdulillah, dia selamat dan sehat," kata Yousef Pezeshkian, yang juga merupakan penasihat pemerintah, dalam sebuah unggahan di saluran Telegram-nya.

Klarifikasi tersebut muncul setelah New York Times, mengutip tiga pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei menderita luka-luka, termasuk di kakinya, tetapi dia sadar dan berlindung di lokasi yang sangat aman dengan komunikasi terbatas.

Majelis Pakar Iran memilih Mojtaba Khamenei pada 8 Maret, mengangkatnya menjadi Pemimpin Tertinggi ketiga Republik Islam. Menurut laporan Reuters, IRGC memaksakan pilihan pada Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru, melihatnya sebagai versi yang lebih mudah dikendalikan dari ayahnya yang akan mendukung kebijakan garis keras mereka, mengabaikan kekhawatiran para pragmatis.

IRGC, yang sudah sangat kuat, telah memperoleh pengaruh yang lebih besar sejak perang dimulai dan dengan cepat mengatasi keraguan tokoh-tokoh politik dan ulama senior yang penentangannya terhadap pilihan tersebut menunda pengumuman selama beberapa jam, imbuh lapor media tersebut, mengutip beberapa sumber.

Tiga sumber senior Iran, seorang mantan pejabat reformis, dan seorang informan lainnya mengatakan pemilihan Mojtaba Khamenei, yang direkayasa oleh IRGC, dapat menambah sikap yang lebih agresif di luar negeri dan penindasan internal yang lebih keras.

Dua dari mereka mengatakan mereka takut akan IRGC. Dominasi sistem tersebut akan semakin mengubah Republik Islam menjadi negara militer dengan legitimasi keagamaan yang hanya berupa lapisan tipis, melemahkan basis dukungan yang sudah menyusut dan mengurangi ruang untuk mengatasi ancaman yang kompleks.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved