Inilah Pasukan Elite NOPO Serba Hitam, Perisai untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Jum'at, 13 Maret 2026 - 12:44 WIB
loading...
Inilah Pasukan Elite...
NOPO, pasukan elite Iran perisai untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Teheran dilaporkan telah mengerahkan unit kontra-terorisme elite untuk melindungi Pemimpin Tertinggi Iran yang baru diangkat, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyusul pembunuhan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan AS-Israel di bawah Operasi Epic Fury.

Laporan ini muncul di tengah klaim bahwa Mojtaba terluka dalam serangan 28 Februari, yang menewaskan ayah, istri, dan anggota keluarganya yang lain.

Baca Juga: Iran Sebut Pesawat KC-135 AS Ditembak Jatuh Sistem Rudal, Tepis Klaim Amerika

Namun, klaim tersebut sempat dibantah oleh seorang pemimpin senior Iran, yang menekankan bahwa Mojtaba—yang belum berpidato kepada bangsa Iran atau mengeluarkan pernyataan tertulis sejak dia dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi pada hari Minggu—, "aman dan sehat".

Pasukan Elite NOPO Perisai untuk Mojtaba Khamenei


Mojtaba Khamenei baru muncul di tengah publik pada Kamis setelah sebuah laporan media Amerika mengeklaim bahwa Pasukan Khusus Kontra-terorisme Iran yang berpakaian serba hitam, juga dikenal sebagai NOPO, ditugaskan untuk melindungi ulama berusia 56 tahun itu.

"Dengan kepergian (Ali) Khamenei, NOPO kemungkinan besar sekarang akan melindungi Mojtaba Khamenei," tulis Fox News, mengutip Ali Safavi, seorang pejabat Komite Urusan Luar Negeri Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) yang berbasis di Paris.

Pasukan NOPO, yang dibentuk pada tahun 1991, adalah unit polisi antihuru-hara elite Iran di bawah Komando Unit Khusus. Unit ini dianggap sebagai unit pasukan khusus terbaik dalam kepolisian Iran dan yang paling terlatih.

Meskipun secara nominal bertugas menyelamatkan sandera, NOPO sangat terlibat dalam penindasan kekerasan terhadap protes, termasuk protes mahasiswa tahun 1999, kerusuhan tahun 2019, dan protes Mahsa Amini, dan dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

"NOPO adalah akronim Farsi untuk Nirouyeh Vijeh Pasdaran Velayat, yang diterjemahkan menjadi Pasukan Khusus untuk Melindungi Pemimpin Tertinggi," kata Safavi. "Velayat tidak selalu merujuk pada pemimpin tertinggi tetapi seluruh rezim," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved