Gawat! Iran Siap Perang Panjang yang Dapat Menghancurkan Ekonomi Dunia
Kamis, 12 Maret 2026 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok jasa keuangan AS; Citi, dan kelompok konsultan Inggris; Deloitte, telah meminta karyawan untuk mengevakuasi kantor mereka di Dubai, kata beberapa sumber kepada AFP.
Drone juga menghantam tangki bahan bakar di pelabuhan Salalah Oman, menurut Oman News Agency.
Perusahaan keamanan maritim swasta Vanguard Tech melaporkan penangguhan operasi pelabuhan setelah serangan di bagian selatannya.
Dampak ekonomi tersebut menambah tekanan pada Trump, yang menghadapi tuduhan bahwa Gedung Putih melancarkan perang tanpa mempersiapkan konsekuensinya.
"Kapan pun saya ingin itu berakhir, itu akan berakhir," kata Trump seperti dikutip dalam sebuah wawancara dengan Axios.
Di Israel, Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan: "Operasi ini akan berlanjut tanpa batas waktu, selama diperlukan."
Israel mengatakan telah memulai gelombang serangan skala besar baru di seluruh Iran dan terhadap target Hizbullah di ibu kota Lebanon, Beirut.
Serangan Israel menghantam sebuah gedung apartemen di pusat Beirut dalam penargetan kedua di jantung ibu kota sejak perang Timur Tengah dimulai.
Siaran langsung AFPTV menangkap suara serangan udara yang diikuti oleh bola api yang meletus di sebuah apartemen di dalam gedung hunian bertingkat di Beirut.
Seorang koresponden AFP melihat dinding yang hancur di lantai tujuh dan delapan gedung, dengan mobil-mobil yang rusak di dekatnya dan pasukan keamanan hadir di lokasi kejadian.
"Ketika serangan pertama terjadi, saya berlari dari kamar ke kamar, menarik istri dan putri saya keluar dari kamar dan menyembunyikan mereka di balik dinding, lalu serangan kedua terjadi," kata Fawzi Asmar, pemilik toko roti di jalan tempat serangan itu terjadi.
Serangan Israel-AS terjadi beberapa minggu setelah otoritas Iran menumpas protes massal, meskipun Amerika Serikat dan Israel mengatakan mereka tidak serta merta berupaya menggulingkan republik Islam tersebut.
Drone juga menghantam tangki bahan bakar di pelabuhan Salalah Oman, menurut Oman News Agency.
Perusahaan keamanan maritim swasta Vanguard Tech melaporkan penangguhan operasi pelabuhan setelah serangan di bagian selatannya.
Dampak ekonomi tersebut menambah tekanan pada Trump, yang menghadapi tuduhan bahwa Gedung Putih melancarkan perang tanpa mempersiapkan konsekuensinya.
"Kapan pun saya ingin itu berakhir, itu akan berakhir," kata Trump seperti dikutip dalam sebuah wawancara dengan Axios.
Bola Api di Beirut
Di Israel, Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan: "Operasi ini akan berlanjut tanpa batas waktu, selama diperlukan."
Israel mengatakan telah memulai gelombang serangan skala besar baru di seluruh Iran dan terhadap target Hizbullah di ibu kota Lebanon, Beirut.
Serangan Israel menghantam sebuah gedung apartemen di pusat Beirut dalam penargetan kedua di jantung ibu kota sejak perang Timur Tengah dimulai.
Siaran langsung AFPTV menangkap suara serangan udara yang diikuti oleh bola api yang meletus di sebuah apartemen di dalam gedung hunian bertingkat di Beirut.
Seorang koresponden AFP melihat dinding yang hancur di lantai tujuh dan delapan gedung, dengan mobil-mobil yang rusak di dekatnya dan pasukan keamanan hadir di lokasi kejadian.
"Ketika serangan pertama terjadi, saya berlari dari kamar ke kamar, menarik istri dan putri saya keluar dari kamar dan menyembunyikan mereka di balik dinding, lalu serangan kedua terjadi," kata Fawzi Asmar, pemilik toko roti di jalan tempat serangan itu terjadi.
"Hidup Terlepas dari Segalanya"
Serangan Israel-AS terjadi beberapa minggu setelah otoritas Iran menumpas protes massal, meskipun Amerika Serikat dan Israel mengatakan mereka tidak serta merta berupaya menggulingkan republik Islam tersebut.
Lihat Juga :