3 Taktik Iran untuk Kalahkan AS dan Israel, Salah Satunya Perang Panjang Ala Vietnam

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:04 WIB
loading...
A A A
Namun, mereka dapat berharap untuk bertahan lebih lama dari kampanye saat ini, yang terbatas pada serangan udara. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump harus mempertimbangkan dengan matang potensi biaya politik sebelum mengirimkan pasukan darat.

“Teheran berusaha meningkatkan biaya eskalasi sampai Washington mulai mencari jalan keluar,” kata Ali Vaez, seorang ahli Iran di International Crisis Group.

Ini adalah halaman yang diambil langsung dari buku teks tentang perang asimetris. Dalam makalah klasik tahun 1975, “Mengapa Negara-Negara Besar Kalah dalam Perang Kecil”, mendiang profesor Andrew Mack menguraikan alasan di balik hasil seperti kekalahan AS di Vietnam.

Dia menggarisbawahi bagaimana kekuatan yang lebih lemah dapat memanfaatkan berkurangnya kapasitas politik lawan yang lebih kuat untuk berperang.

"Karena Iran tidak memiliki persediaan rudal dan drone yang tak terbatas, kita melihat mereka mencoba menggunakan daya tembak mereka dengan hati-hati, untuk membuat konflik berlangsung cukup lama sehingga Trump akhirnya berkata, ‘Cukup sudah’,” kata Agnes Levallois, kepala lembaga think tank yang berfokus pada Timur Tengah, iReMMo.

“Semakin lama konflik berlangsung, semakin Teheran percaya bahwa keseimbangan strategis—secara psikologis dan politis—mulai bergeser” ke arah mereka, kata Danny Citrinowicz, dari Institut Studi Keamanan Nasional Israel.

Dan perangkat Iran lebih dalam lagi.

“Teheran, menyadari ketidakmampuannya untuk memenangkan perang konvensional melawan AS, mengandalkan taktik tidak konvensional untuk memperpanjang perang, terutama melalui paksaan ekonomi dan asimetri biaya,” kata sebuah laporan dari pusat penelitian AS, Soufan.

Itu termasuk menabur kekacauan di Timur Tengah, membom negara-negara tetangga, dan menaikkan harga minyak dan gas global dengan secara efektif menutup Selat Hormuz yang sangat penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved