3 Taktik Iran untuk Kalahkan AS dan Israel, Salah Satunya Perang Panjang Ala Vietnam

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:04 WIB
loading...
3 Taktik Iran untuk...
Pangkalan Al-Udeid di Qatar, salah satu pangkalan AS di Timur Tengah yang jadi target serangan balasan Iran. Foto/Departemen Pertahanan AS/The Aviationist
A A A
TEHERAN - Kalah dalam persenjataan dari Amerika Serikat (AS), para penguasa Iran telah melancarkan serangan di berbagai front—tetapi para pakar mengatakan bahwa apa yang tampak seperti reaksi kacau sebenarnya adalah strategi yang telah teruji waktu untuk bertahan hidup melawan musuh yang lebih kuat dalam perjuangan untuk bertahan hidup.

Bagi sebagian orang, respons Iran sejak serangan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada hari pertama perang, 28 Februari, tampak seperti respons dari kekuatan yang kehilangan kepala dan arah.

Baca Juga: Sepekan Perang Melawan Iran, AS Sudah Tekor Rp102 Triliun

3 Taktik Iran untuk Kalahkan AS dan Israel

1. Taktik Perang Asimetris

Mengapa Iran menargetkan negara-negara Teluk, Turki, dan Azerbaijan dengan serangan udara? Mengapa tidak mencari dukungan dari negara-negara tersebut, atau setidaknya menjaga mereka tetap netral?

Berbagai analis melihat strategi perang asimetris yang telah diasah dengan baik dalam serangan balasan Iran: melawan serangan tersebut, dan membuat musuh membayar harga yang sangat mahal sehingga mereka harus menyerah.

“Strategi Iran adalah menciptakan tekanan pada Washington, DC dengan membuat marah negara-negara Teluk dan dengan menciptakan tren kenaikan harga minyak, gas, dan komoditas lainnya,” kata Burcu Ozcelik, seorang ahli keamanan Timur Tengah di Royal United Services Institute (RUSI) Inggris.

Meskipun kepemimpinan Iran sangat terguncang oleh serangan yang menewaskan Khamenei—yang sekarang digantikan oleh putranya; Mojtaba, sebagai pemimpin tertinggi—dan tokoh-tokoh penting lainnya, sistem tersebut sejauh ini masih bertahan.

2. Taktik Perang Panjang

Republik Islam Iran sekarang sedang bersiap untuk pertarungan habis-habisan melawan Amerika Serikat yang memiliki taruhan lebih sedikit.

Teheran memiliki sedikit peluang untuk mengalahkan militer AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved