Iran Sebut Pemimpin Uni Eropa Munafik, Berdiri di Sisi Salah Sejarah

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:47 WIB
loading...
Iran Sebut Pemimpin...
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Foto/MEE
A A A
TEHERAN - Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menanggapi pidato Pemimpin Uni Eropa (UE) Ursula von der Leyen yang mengatakan, “Rakyat Iran berhak atas kebebasan, martabat, dan hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri.”

Mengomentari video pidato von der Leyen, Baghaei mengatakan, “Tolong hentikan kemunafikan. Anda telah membangun karier dengan berdiri di sisi sejarah yang salah — memberi lampu hijau pada pendudukan, genosida, dan kekejaman, dan sekarang mencuci kejahatan agresi dan kejahatan perang AS/Israel terhadap rakyat Iran.”

Ia menuduh kepemimpinan Uni Eropa bungkam “dalam menghadapi pelanggaran hukum dan kekejaman”, mengatakan, “Ini tidak lain adalah keterlibatan.”

Perang AS-Israel di Iran telah menewaskan 193 anak sejauh ini, dengan korban termuda adalah seorang bayi perempuan berusia delapan bulan, kata juru bicara pemerintah Iran.

Berbicara di depan papan yang menampilkan potret anak-anak yang tewas, Fatemeh Mohajerani mengatakan seorang bayi berusia empat bulan juga terluka dalam perang tersebut, lapor kantor berita Mehr.

Selama pengarahan, Mohajerani merinci serangan terhadap fasilitas kesehatan dan medis, mengatakan 11 petugas kesehatan telah tewas dalam serangan sejauh ini.

Dia mengatakan 52 unit layanan kesehatan, 29 fasilitas medis, 19 unit gawat darurat, dan 16 ambulans telah diserang, dengan empat ambulans dan satu helikopter penyelamat hancur.

Sementara itu, ribuan warga Afghanistan yang tinggal di Iran melarikan diri melintasi perbatasan karena serangan AS-Israel.

Menurut PBB, tiga hingga lima juta warga Afghanistan tinggal di Iran. Sekitar 2.000 orang menyeberangi perbatasan setiap hari untuk mencari keselamatan. Banyak dari mereka telah berulang kali mengungsi akibat konflik, kekerasan, dan kemiskinan selama beberapa dekade.

Arafat Jamal adalah perwakilan badan pengungsi PBB di Afghanistan. Dia mengatakan tidak ada pilihan yang baik bagi warga Afghanistan yang memutuskan apakah akan tetap tinggal di Iran atau kembali ke rumah.

Kami menerima pernyataan dari Otoritas Penerbangan Sipil Irak yang mengumumkan perpanjangan penutupan wilayah udara negara tersebut untuk semua pesawat yang tiba, berangkat, dan melintas selama 72 jam.

"Tindakan pencegahan sementara" ini dimulai pada siang hari (09:00 GMT) hari ini dan akan berlangsung hingga waktu yang sama pada hari Jumat, demikian pernyataan tersebut.

"Keputusan ini didasarkan pada penilaian berkelanjutan terhadap situasi keamanan dan perkembangan regional, dan akan ditinjau kembali berdasarkan perkembangan terbaru," tambah otoritas tersebut.

Baca juga: Putin Peringatkan Produksi Minyak Teluk bisa Berhenti Total dalam Sebulan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved