Mojtaba Khamenei, Pemimpin yang Dikenal Tenang, tapi Berpengaruh

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Israel telah mengancam akan menargetkan pengganti Khamenei bahkan sebelum pengumuman Iran baru-baru ini.

Kebangkitan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi terjadi tidak hanya di tengah ancaman eksternal tetapi juga di tengah ketidakpastian seputar gaya kepemimpinannya.

Mojtaba telah lama menjadi tokoh yang tenang namun berpengaruh dalam lanskap politik Iran, dengan kenaikannya ke tampuk kekuasaan terjadi meskipun rezim secara resmi menentang pemerintahan turun-temurun.

2. Membangun Pengaruh di Balik Layar

Ia dikatakan telah membangun pengaruh di balik layar, bekerja di kantor ayahnya dan memperkuat hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan Basij, daripada melalui peran pemerintahan formal. Para kritikus mengaitkannya dengan campur tangan pemilihan dan penindakan keras terhadap perbedaan pendapat, seperti selama pemilihan presiden 2009 yang dipersengketakan.

Melansir The New Arab, Reza H. Akbari, Manajer Program Timur Tengah dan Afrika Utara di Institute for War and Peace Reporting, mengatakan kepada The New Arab bahwa koneksi Mojtaba sebagian besar dengan rekan-rekannya “dari generasi yang sama,” yang “telah naik bersama dalam sistem, berbagi jaringan dan interaksi, dan selaras secara politik, termasuk dalam pandangan keamanan negara”.

Mengingat hubungannya yang erat dengan IRGC, kepemimpinan Iran di bawah Mojtaba Khamenei diperkirakan akan memperbarui sikap garis keras dan menantang di tengah perang.

3. IRGC Menjadi Pusat Perhatian

Ali Alfoneh, peneliti senior di Arab Gulf States Institute, mengatakan kepada TNA bahwa IRGC juga akan mendapat manfaat “dari fakta bahwa Mojtaba Khamenei yang introvert memiliki sedikit sekutu sejati di dalam rezim dan oleh karena itu akan sangat bergantung pada dukungan IRGC untuk pemerintahannya”.

Karena Pemimpin Tertinggi Iran secara tradisional memiliki hubungan yang erat dengan IRGC, hubungan ini kemungkinan akan semakin menguat, menjadikan IRGC sebagai sumber utama pengaruh politik Mojtaba, bahkan di bawah tekanan ekstrem dari serangan udara AS dan Israel.

Sikap keras Iran juga tercermin dalam ketegangan politik internal yang muncul selama minggu pertama konflik.

Pada 7 Maret, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, bagian dari Dewan Kepemimpinan Sementara setelah kematian Ali Khamenei, mengumumkan bahwa pasukan Iran akan menghentikan serangan terhadap negara-negara tetangga dan hanya menanggapi serangan dari wilayah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berita Terkini
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved