Mojtaba Khamenei, Pemimpin yang Dikenal Tenang, tapi Berpengaruh

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Ia meminta maaf kepada negara-negara Teluk yang terkena dampak, menyalahkan kurangnya organisasi dalam angkatan bersenjata setelah pembunuhan para komandan senior dan Pemimpin Tertinggi. Kelompok garis keras dengan cepat menolak pernyataan tersebut.

Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan pada tanggal X bahwa “selama keberadaan pangkalan AS di kawasan ini berlanjut, negara-negara tersebut tidak akan menikmati perdamaian”. Pezeshkian kemudian menarik kembali permintaan maafnya, dan serangan terus berlanjut.

Tanda-tanda dominasi kelompok garis keras di Iran dapat dilihat baik di garis depan maupun dalam pengambilan keputusan politik.

4. Mengadopsi Strategi Asimetris

Dalam konteks militer, Iran mengadopsi strategi asimetris terdesentralisasi terhadap AS dan Israel, yang diwujudkan dalam doktrin “pertahanan mosaik terdesentralisasi” yang memberdayakan komandan regional untuk bertindak secara independen jika komunikasi pusat gagal, sekaligus memperkuat sikap garis keras terhadap agresi asing.

“Tujuannya ada dua,” kata Arman Mahmoudian, seorang peneliti di Institut Keamanan Global dan Nasional Universitas South Florida, kepada TNA. “Pertama, untuk menimbulkan penderitaan dan tekanan ekonomi pada AS, sekutunya, dan seluruh dunia,” dan kedua, “untuk menghabiskan persediaan amunisi AS,” karena banyak negara Arab menggunakan sistem Patriot yang sama dengan AS.

Sementara itu, dalam konteks politik, penunjukan pemimpin tertinggi baru sangat penting baik untuk mempertahankan kohesi elit maupun untuk menyeimbangkan kembali kekuatan internal setelah guncangan perang, untuk mengamankan keberlanjutan sistem yang dibangun Ali Khamenei selama 36 tahun pemerintahannya.

Majelis Pakar yang memilih Mojtaba dipilih melalui pemilihan umum, meskipun kandidat diperiksa oleh Dewan Penjaga. Pemilihan terakhir badan tersebut pada tahun 2024 didominasi oleh kaum konservatif garis keras, yang menandakan konsolidasi lebih lanjut kekuasaan mereka.

Eric Lob, asisten profesor Politik di Florida International University, mengatakan kepada TNA bahwa komposisi lembaga-lembaga seperti parlemen dan Majelis Pakar sengaja diisi dengan kelompok garis keras, mencerminkan kesadaran Ali Khamenei akan usianya yang semakin lanjut, kesehatannya yang melemah, atau potensi ancaman terhadap nyawanya.

“Konfigurasi lanskap kelembagaan saat ini condong ke arah kelompok garis keras - mereka yang menentang pembukaan ruang gerak bagi aktivis dan perubahan politik, ekonomi, dan sosial di dalam negeri, dan yang tidak sesuai dengan kepentingan AS, Barat, atau Israel,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved