Mojtaba Khamenei Dikabarkan Terluka Akibat Serangan AS - Israel
Senin, 09 Maret 2026 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Pengangkatannya menandakan bahwa kelompok garis keras dalam rezim Iran tetap berkuasa meskipun ada kampanye pengeboman AS-Israel. Pengangkatan ini juga dapat menghadapi penentangan dari warga Iran yang telah menunjukkan kesiapan mereka untuk melakukan protes massal guna menekan tuntutan mereka akan kebebasan yang lebih besar meskipun terjadi penindakan berdarah oleh pihak berwenang.
Sebelum pengangkatan tersebut diumumkan, Ayatollah Mohsen Heidari Alekasir, anggota Majelis Pakar, mengatakan bahwa badan tersebut telah memilih pemimpin tertinggi baru berdasarkan arahan Khamenei senior bahwa jabatan tertinggi harus dipegang oleh seseorang yang "dibenci oleh musuh."
"Bahkan Setan Besar [AS] telah menyebut namanya," kata Heidari Alekasir tentang penerus yang terpilih, beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Mojtaba Khamenei adalah pilihan yang "tidak dapat diterima," dan menyarankan ekonomi Iran dapat dibangun kembali jika pemimpin tertinggi yang "dapat diterima" dipilih.
Trump sebelumnya telah meremehkan Khamenei junior sebagai "orang yang tidak berpengaruh," dan sekali lagi pada hari Minggu bahwa ia harus memiliki suara dalam penunjukan pemimpin tertinggi Iran yang baru.
“Jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” katanya kepada ABC News sebelum pengumuman itu dibuat.
Sebelum pengangkatan tersebut diumumkan, Ayatollah Mohsen Heidari Alekasir, anggota Majelis Pakar, mengatakan bahwa badan tersebut telah memilih pemimpin tertinggi baru berdasarkan arahan Khamenei senior bahwa jabatan tertinggi harus dipegang oleh seseorang yang "dibenci oleh musuh."
"Bahkan Setan Besar [AS] telah menyebut namanya," kata Heidari Alekasir tentang penerus yang terpilih, beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Mojtaba Khamenei adalah pilihan yang "tidak dapat diterima," dan menyarankan ekonomi Iran dapat dibangun kembali jika pemimpin tertinggi yang "dapat diterima" dipilih.
Trump sebelumnya telah meremehkan Khamenei junior sebagai "orang yang tidak berpengaruh," dan sekali lagi pada hari Minggu bahwa ia harus memiliki suara dalam penunjukan pemimpin tertinggi Iran yang baru.
“Jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” katanya kepada ABC News sebelum pengumuman itu dibuat.
(ahm)
Lihat Juga :