Heboh Video Rudal Tomahawk Hantam Kompleks Sekolah Iran, AS Tak Bisa Menyangkal Lagi
Senin, 09 Maret 2026 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan video yang mereka rilis tentang beberapa rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal Angkatan Laut difilmkan pada 28 Februari, hari ketika bekas pangkalan dan SD putri tersebut dihantam.
Departemen Pertahanan AS menggambarkan Tomahawk sebagai rudal berpemandu "jarak jauh dan sangat akurat" yang dapat terbang sekitar 1.000 mil. Rudal-rudal tersebut diprogram dengan rencana penerbangan khusus sebelum diluncurkan, dan rudal-rudal tersebut mengarahkan diri sendiri ke targetnya.
Menurut Angkatan Laut AS, setiap rudal Tomahawk memiliki panjang sekitar 20 kaki dan bentang sayap delapan setengah kaki. Rudal Tomahawk yang paling umum digunakan memiliki hulu ledak yang mengandung daya ledak sekitar 300 pon TNT.
Trevor Ball, mantan teknisi penjinak bahan peledak Angkatan Darat AS yang bekerja dengan Bellingcat, juga mengidentifikasi rudal dalam video tersebut sebagai Tomahawk, begitu pula pakar senjata lainnya, Chris Cobb-Smith, direktur Chiron Resources, sebuah badan keamanan dan logistik.
Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengatakan pada konferensi pers hari Rabu lalu bahwa pasukan AS sedang melakukan serangan di Iran selatan pada saat bekas pangkalan Angkatan Laut dan sekolah tersebut dihantam. Peta yang dia presentasikan menunjukkan bahwa area termasuk Minab, yang dekat dengan Selat Hormuz, telah menjadi sasaran serangan dalam 100 jam pertama operasi, meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan kota tersebut.
“Di sepanjang poros selatan, kelompok serang USS Abraham Lincoln terus memberikan tekanan dari laut di sepanjang sisi tenggara pantai dan telah melemahkan kemampuan angkatan laut di sepanjang selat,” kata jenderal tertinggi Amerika itu.
Departemen Pertahanan AS menggambarkan Tomahawk sebagai rudal berpemandu "jarak jauh dan sangat akurat" yang dapat terbang sekitar 1.000 mil. Rudal-rudal tersebut diprogram dengan rencana penerbangan khusus sebelum diluncurkan, dan rudal-rudal tersebut mengarahkan diri sendiri ke targetnya.
Menurut Angkatan Laut AS, setiap rudal Tomahawk memiliki panjang sekitar 20 kaki dan bentang sayap delapan setengah kaki. Rudal Tomahawk yang paling umum digunakan memiliki hulu ledak yang mengandung daya ledak sekitar 300 pon TNT.
Trevor Ball, mantan teknisi penjinak bahan peledak Angkatan Darat AS yang bekerja dengan Bellingcat, juga mengidentifikasi rudal dalam video tersebut sebagai Tomahawk, begitu pula pakar senjata lainnya, Chris Cobb-Smith, direktur Chiron Resources, sebuah badan keamanan dan logistik.
Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengatakan pada konferensi pers hari Rabu lalu bahwa pasukan AS sedang melakukan serangan di Iran selatan pada saat bekas pangkalan Angkatan Laut dan sekolah tersebut dihantam. Peta yang dia presentasikan menunjukkan bahwa area termasuk Minab, yang dekat dengan Selat Hormuz, telah menjadi sasaran serangan dalam 100 jam pertama operasi, meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan kota tersebut.
“Di sepanjang poros selatan, kelompok serang USS Abraham Lincoln terus memberikan tekanan dari laut di sepanjang sisi tenggara pantai dan telah melemahkan kemampuan angkatan laut di sepanjang selat,” kata jenderal tertinggi Amerika itu.
(mas)
Lihat Juga :