Heboh Video Rudal Tomahawk Hantam Kompleks Sekolah Iran, AS Tak Bisa Menyangkal Lagi
Senin, 09 Maret 2026 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Trump mengatakan dia percaya bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap SD putri yang dilaporkan menewaskan 175 orang tersebut.
Video serangan tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh kelompok riset Bellingcat, telah diverifikasi secara independen oleh The New York Times. Fitur-fitur yang terlihat dalam rekaman video telah dibandingkan dengan citra satelit baru yang diambil beberapa hari setelah serangan di Minab.
Video tersebut difilmkan dari lokasi konstruksi di seberang pangkalan dan menunjukkan jalan setapak berdebu yang melintasi area berumput dan tumpukan puing yang juga terlihat dalam citra satelit terbaru, memperkuat kredibilitasnya. Video tersebut juga sesuai dengan video terverifikasi lainnya yang diambil segera setelah serangan.
Analisis The New York Times terhadap video tersebut menunjukkan rudal menghantam sebuah bangunan yang digambarkan sebagai klinik medis di bekas pangkalan IRGC. Kepulan asap dan puing-puing keluar dari bangunan setelah terkena serangan, sementara teriakan para penonton terdengar dari kejauhan.
Saat kamera bergeser ke kanan, kepulan debu dan asap besar sudah mengepul dari area sekitar SD, menunjukkan bahwa sekolah tersebut telah terkena serangan sesaat sebelum serangan terhadap bekas pangkalan Angkatan Laut IRGC. Hal ini didukung oleh timeline serangan yang disusun oleh The New York Times yang menunjukkan bahwa sekolah tersebut terkena serangan sekitar waktu yang sama dengan bekas pangkalan.
Beberapa bangunan lain di dalam kompleks itu juga terkena serangan presisi dalam serangan tersebut, menurut analisis citra satelit.
The New York Times telah mengidentifikasi senjata yang terlihat dalam video baru tersebut sebagai rudal jelajah Tomahawk, senjata yang tidak dimiliki oleh militer Israel maupun militer Iran. Puluhan rudal Tomahawk telah diluncurkan oleh kapal perang Angkatan Laut AS ke Iran sejak 28 Februari, ketika serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai.
Video serangan tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh kelompok riset Bellingcat, telah diverifikasi secara independen oleh The New York Times. Fitur-fitur yang terlihat dalam rekaman video telah dibandingkan dengan citra satelit baru yang diambil beberapa hari setelah serangan di Minab.
Video tersebut difilmkan dari lokasi konstruksi di seberang pangkalan dan menunjukkan jalan setapak berdebu yang melintasi area berumput dan tumpukan puing yang juga terlihat dalam citra satelit terbaru, memperkuat kredibilitasnya. Video tersebut juga sesuai dengan video terverifikasi lainnya yang diambil segera setelah serangan.
Analisis The New York Times terhadap video tersebut menunjukkan rudal menghantam sebuah bangunan yang digambarkan sebagai klinik medis di bekas pangkalan IRGC. Kepulan asap dan puing-puing keluar dari bangunan setelah terkena serangan, sementara teriakan para penonton terdengar dari kejauhan.
Saat kamera bergeser ke kanan, kepulan debu dan asap besar sudah mengepul dari area sekitar SD, menunjukkan bahwa sekolah tersebut telah terkena serangan sesaat sebelum serangan terhadap bekas pangkalan Angkatan Laut IRGC. Hal ini didukung oleh timeline serangan yang disusun oleh The New York Times yang menunjukkan bahwa sekolah tersebut terkena serangan sekitar waktu yang sama dengan bekas pangkalan.
Beberapa bangunan lain di dalam kompleks itu juga terkena serangan presisi dalam serangan tersebut, menurut analisis citra satelit.
The New York Times telah mengidentifikasi senjata yang terlihat dalam video baru tersebut sebagai rudal jelajah Tomahawk, senjata yang tidak dimiliki oleh militer Israel maupun militer Iran. Puluhan rudal Tomahawk telah diluncurkan oleh kapal perang Angkatan Laut AS ke Iran sejak 28 Februari, ketika serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai.
Lihat Juga :