Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei Langsung Hujani Israel dengan Rudal
Senin, 09 Maret 2026 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
"Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami," kata Trump kepada ABC News, merujuk pada Mojtaba.
"Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama," lanjut Trump.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa keputusan penunjukan Mojtaba tersebut sepenuhnya berada di tangan Iran. "Hal itu tidak akan memungkinkan siapa pun untuk ikut campur dalam urusan domestik kami," katanya.
Araghchi kemudian menuntut agar Trump meminta maaf kepada rakyat di kawasan Timur Tengah atas perang yang semakin memburuk.
Tak hanya Trump yang tidak senang dengan penunjukan Mojtaba sebagai penerus Ali Khamenei. Israel juga bersikap serupa, dan bahkan menjadikan Mojtaba sebagai target utama pembunuhan.
"Kami ingin memberi tahu Anda bahwa tangan Negara Israel akan terus mengejar setiap calon pengganti dan setiap orang yang berupaya menunjuk pengganti," tulis IDF di X.
"Kami memperingatkan semua orang yang berniat untuk berpartisipasi dalam pertemuan pemilihan pengganti bahwa kami tidak akan ragu untuk menargetkan Anda juga. Ini adalah peringatan!" lanjut IDF, seperti dikutip dari The Jerusalem Post.
"Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama," lanjut Trump.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa keputusan penunjukan Mojtaba tersebut sepenuhnya berada di tangan Iran. "Hal itu tidak akan memungkinkan siapa pun untuk ikut campur dalam urusan domestik kami," katanya.
Araghchi kemudian menuntut agar Trump meminta maaf kepada rakyat di kawasan Timur Tengah atas perang yang semakin memburuk.
Tak hanya Trump yang tidak senang dengan penunjukan Mojtaba sebagai penerus Ali Khamenei. Israel juga bersikap serupa, dan bahkan menjadikan Mojtaba sebagai target utama pembunuhan.
"Kami ingin memberi tahu Anda bahwa tangan Negara Israel akan terus mengejar setiap calon pengganti dan setiap orang yang berupaya menunjuk pengganti," tulis IDF di X.
"Kami memperingatkan semua orang yang berniat untuk berpartisipasi dalam pertemuan pemilihan pengganti bahwa kami tidak akan ragu untuk menargetkan Anda juga. Ini adalah peringatan!" lanjut IDF, seperti dikutip dari The Jerusalem Post.
(mas)
Lihat Juga :