Singgung Minyak, Senator Graham Sebut AS Akan Hasilkan Banyak Uang Jika Rezim Iran Runtuh

Senin, 09 Maret 2026 - 09:22 WIB
loading...
Singgung Minyak, Senator...
Senator Lindsey Graham sebut Amerika Serikat akan hasilkan banyak uang jika gulingkan rezim Iran. Alasannya adalah karena minyak. Foto/Screenshot video Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Senator garis keras Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham mengatakan negaranya akan menghasilkan banyak uang jika perang saat ini berhasil menggulingkan rezim Iran. Alasan utamanya adalah karena minyak

Senator Partai Republik itu menyampaikan komentarnya kepada Fox News pada hari Minggu ketika harga minyak global melonjak melewati USD100 per barel, kenaikan yang oleh Presiden Donald Trump dianggap sebagai "harga yang sangat kecil untuk dibayar" atas perang AS-Israel melawan Iran, yang diluncurkan pada 28 Februari.

Baca Juga: Mojtaba Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Dia Harus Dapat Persetujuan AS, Jika Tidak...

Graham menggambarkan biaya serangan terhadap Iran sebagai "uang terbaik yang pernah dikeluarkan", dan berpendapat bahwa perang tersebut dimaksudkan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir—sesuatu yang telah lama disangkal Iran, dengan bersikeras bahwa program nuklirnya bersifat damai.

“Ketika rezim ini runtuh, kita akan memiliki Timur Tengah yang baru, kita akan menghasilkan banyak uang. Tidak akan ada yang mengancam Selat Hormuz lagi,” kata Graham.

Dia menambahkan bahwa AS akan memasang pemerintahan yang "ramah" di Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Berita Terkini
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved