Obok-obok Lebanon, Pasukan Khusus Israel Gagal Temukan Pilot Ron Arad yang Hilang sejak 1986

Minggu, 08 Maret 2026 - 13:20 WIB
loading...
Obok-obok Lebanon, Pasukan...
Letnan Kolonel Ron Arad, pilot militer Israel yang hilang di Lebanon sejak 1986. Operasi pasukan khusus Israel sejak hari Jumat gagal menemukan jejaknya. Foto/Wikipedia
A A A
BEIRUT - Pasukan khusus Israel telah menggelar operasi di Nabi Sheet, Lebanon, sejak Jumat dengan misi mencari Letnan Kolonel (Letkol) Ron Arad. Letnan tersebut merupakan pilot militer Zionis yang ditangkap kelompok milisi Amal Lebanon setelah pesawatnya jatuh pada tahun 1986.

Arad menjadi navigator dalam serangan udara militer Zionis di Lebanon timur pada tahun tersebut. Dia diyakini telah tewas.

Operasi militer Israel untuk menemukan jenazahnya berujung bentrok dengan kelompok Hizbullah, menewaskan 41 orang dan melukai 40 lainnya.

Baca Juga: Inggris Bersiap Kerahkan Kapal Induk ke Timur Tengah, Perang Makin Panas

Bangunan-bangunan yang hancur, atap-atap yang terlepas, dan amunisi berserakan di tanah mengelilingi kawah besar di Nabi Sheet, kota yang menjadi saksi operasi yang melibatkan serangan udara militer Israel.

"Suara ledakan itu seperti adegan dalam film," kata Mohammed Mussa (55) tahun, warga Nabi Sheet, kepada AFP, Minggu (8/3/2026). "Kami kemudian memahami bahwa ada operasi komando yang sedang berlangsung."

"Operasi tersebut mendapat perlawanan," katanya, merujuk pada kelompok Hizbullah di daerah tersebut. Dia menambahkan bahwa operasi tersebut meningkat menjadi bentrokan dan serangan terhadap wilayah Israel.

Ledakan itu cukup kuat untuk melemparkan sebuah mobil ke lantai dua sebuah bangunan. Rumah lain yang rusak menunjukkan sisa-sisa poster para pemimpin Hizbullah yang hancur.

Kementerian Kesehatan Lebanon membenarkan bahwa serangan udara Israel di Nabi Sheet dan sekitarnya menewaskan 41 orang dan melukai 40 lainnya.

Militer Israel telah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk daerah tersebut pada Jumat siang.

"Dengan peringatan ini, kami bersiap dan mengevakuasi anak-anak dari kota untuk melindungi mereka," kata Wali Kota Nabi Sheet, Hani Moussawi.

Militer Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah melakukan operasi semalam di Lebanon untuk menemukan jenazah Arad tetapi gagal menemukan jejak navigator yang hilang sejak 1986 tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Sistem Misil AS 75%...
Sistem Misil AS 75% Gagal Cegat Rudal Iran yang Serang Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved