AS Diduga Serang SD Minab Iran yang Tewaskan 168 Orang, tapi Trump Salahkan Teheran

Minggu, 08 Maret 2026 - 06:07 WIB
loading...
AS Diduga Serang SD...
Amerika Serikat diduga sebagai pelaku serangan terhadap SD Minab di Iran yang tewaskan 168 orang. Namun, Presiden Donald Trump menuduh Iran sebagai pelakunya. Foto/Abbas Zakeri/Mehr News
A A A
TEHERAN - Para penyidik militer Washington yakin kemungkinan besar pasukan Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab atas serangan terhadap sekolah dasar (SD) putri di Minab, Iran, pada hari pertama serangan gabungan AS-Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Namun, Presiden AS Donald Trump justru menuduh militer Teheran sebagai pelaku serangan.

"Berdasarkan apa yang telah saya lihat, itu dilakukan oleh Iran. Iran-lah yang melakukannya. Mereka sangat tidak akurat dengan amunisi mereka. Mereka sama sekali tidak akurat," kata Trump pada hari Sabtu.

Baca Juga: Diminta Donald Trump Menyerah Tanpa Syarat, Iran: Mimpi!

Namun, ketika ditanya oleh Trump tentang pandangannya, Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan Amerika Serikat masih menyelidiki insiden yang menewaskan 168 orang tersebut, yang banyak di antaranya anak-anak perempuan.

Menurut laporan Reuters yang diterbitkan hari Minggu (8/3/2026), para penyidik militer Washingotn yakin kemungkinan besar pasukan AS-lah yang bertanggung jawab atas serangan terhadap SD putri di Minab tersebut. Laporan ini mengutip dua pejabat Amerika.

Laporan tersebut tidak dapat menentukan detail lebih lanjut tentang penyelidikan militer, termasuk bukti apa yang berkontribusi pada penilaian sementara, jenis amunisi apa yang digunakan, siapa yang seharusnya bertanggung jawab, atau mengapa AS diduga menyerang sekolah tersebut.

Meski demikian, dua pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah militer yang sensitif, tidak mengesampingkan kemungkinan munculnya bukti baru yang menunjukkan pihak lain yang bertanggung jawab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved