AS Diduga Serang SD Minab Iran yang Tewaskan 168 Orang, tapi Trump Salahkan Teheran
Minggu, 08 Maret 2026 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, mengatakan serangan itu menewaskan 150 siswi. Sedangkan total korban tewas mencapai 168 orang.
Pentagon merujuk pertanyaan para jurnaliskepada Komando Pusat (CENTCOM), yang juru bicaranya, Kapten Timothy Hawkins, mengatakan: “Tidak pantas untuk berkomentar mengingat insiden tersebut sedang dalam penyelidikan.”
Gedung Putih tidak berkomentar langsung tentang penyelidikan tersebut, tetapi sekretaris persnya, Karoline Leavitt, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Meskipun Departemen Perang saat ini sedang menyelidiki masalah ini, rezim Iran menargetkan warga sipil dan anak-anak, bukan Amerika Serikat.”
Sebelumnya, pada hari Rabu, Hegseth ditanya dalam konferensi pers tentang insiden tersebut. Dia mengatakan: “Kami sedang menyelidikinya. Tentu saja, kami tidak pernah menargetkan sasaran sipil. Tetapi kami sedang meninjau dan menyelidikinya.”
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa AS tidak akan sengaja menargetkan sekolah.
“Departemen Perang akan menyelidiki hal itu jika itu adalah serangan kami, dan saya akan merujuk pertanyaan Anda kepada mereka,” kata Rubio.
Pentagon merujuk pertanyaan para jurnaliskepada Komando Pusat (CENTCOM), yang juru bicaranya, Kapten Timothy Hawkins, mengatakan: “Tidak pantas untuk berkomentar mengingat insiden tersebut sedang dalam penyelidikan.”
Gedung Putih tidak berkomentar langsung tentang penyelidikan tersebut, tetapi sekretaris persnya, Karoline Leavitt, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Meskipun Departemen Perang saat ini sedang menyelidiki masalah ini, rezim Iran menargetkan warga sipil dan anak-anak, bukan Amerika Serikat.”
Sebelumnya, pada hari Rabu, Hegseth ditanya dalam konferensi pers tentang insiden tersebut. Dia mengatakan: “Kami sedang menyelidikinya. Tentu saja, kami tidak pernah menargetkan sasaran sipil. Tetapi kami sedang meninjau dan menyelidikinya.”
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa AS tidak akan sengaja menargetkan sekolah.
“Departemen Perang akan menyelidiki hal itu jika itu adalah serangan kami, dan saya akan merujuk pertanyaan Anda kepada mereka,” kata Rubio.
Lihat Juga :