Trump: Perubahan Rezim di Kuba Hanya Masalah Waktu
Sabtu, 07 Maret 2026 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa komandan militer senior, bersama dengan ratusan warga sipil, termasuk sekitar 160 siswi dalam serangan yang menurut New York Times dilakukan oleh AS.
Komentar tentang Kuba ini menyusul sinyal sebelumnya dari Trump dan para pendukungnya tentang negara Karibia tersebut.
“Kuba selanjutnya,” kata Senator Republik Lindsey Graham pada hari Minggu dalam wawancara dengan Fox News setelah serangan terhadap Iran dimulai.
Dalam wawancara terpisah dengan Politico pada hari Kamis, Trump memprediksi begitu pemerintah Iran digulingkan, “Kuba juga akan jatuh.”
Trump juga mengklaim keberhasilannya dalam menekan ekonomi pulau itu dalam upaya memaksa Havana untuk bernegosiasi dengan Washington.
“Kami memutus semua pasokan minyak, semua uang, atau kami memutus semua yang masuk dari Venezuela, yang merupakan satu-satunya sumber,” kata Trump kepada Politico. “Dan mereka ingin membuat kesepakatan.”
Tidak ada pengiriman minyak yang mencapai Kuba sejak awal Januari, memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan dan memperburuk krisis ekonomi yang sudah parah di pulau itu.
Komentar tentang Kuba ini menyusul sinyal sebelumnya dari Trump dan para pendukungnya tentang negara Karibia tersebut.
“Kuba selanjutnya,” kata Senator Republik Lindsey Graham pada hari Minggu dalam wawancara dengan Fox News setelah serangan terhadap Iran dimulai.
Dalam wawancara terpisah dengan Politico pada hari Kamis, Trump memprediksi begitu pemerintah Iran digulingkan, “Kuba juga akan jatuh.”
Bisakah Minyak Mencapai Kuba?
Trump juga mengklaim keberhasilannya dalam menekan ekonomi pulau itu dalam upaya memaksa Havana untuk bernegosiasi dengan Washington.
“Kami memutus semua pasokan minyak, semua uang, atau kami memutus semua yang masuk dari Venezuela, yang merupakan satu-satunya sumber,” kata Trump kepada Politico. “Dan mereka ingin membuat kesepakatan.”
Tidak ada pengiriman minyak yang mencapai Kuba sejak awal Januari, memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan dan memperburuk krisis ekonomi yang sudah parah di pulau itu.
Lihat Juga :