Trump: Perubahan Rezim di Kuba Hanya Masalah Waktu

Sabtu, 07 Maret 2026 - 09:00 WIB
loading...
Trump: Perubahan Rezim...
Presiden AS Donald Trump. Foto/usa today
A A A
WASHINGTON - Perubahan rezim di Kuba “hanya masalah waktu,” kata Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia memperbarui ancaman terhadap pemerintah pulau itu dan menyarankan Washington dapat mengalihkan fokusnya ke Havana, setelah perang melawan Iran berakhir.

Berbicara di Gedung Putih pada hari Kamis, Trump memuji Menteri Luar Negeri Marco Rubio, putra imigran Kuba kelahiran Miami, karena telah melakukan “pekerjaan fantastis” di Kuba.

AS telah meningkatkan sanksi terhadap ekonomi pulau itu, secara efektif memberlakukan blokade minyak yang telah memperburuk kekurangan bahan bakar dan makanan yang parah.

Akankah Trump Memaksakan Perubahan Rezim di Kuba?


“Apa yang terjadi dengan Kuba sungguh luar biasa,” kata Trump selama kunjungan tim sepak bola Inter Miami.

“Kami pikir kami ingin memperbaiki – menyelesaikan yang satu ini [Iran] terlebih dahulu, tetapi itu hanya masalah waktu,” tambahnya.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut setelah menggembar-gemborkan kampanye yang sedang berlangsung melawan Iran, mengatakan pasukan AS dan Israel terus “menghancurkan musuh sepenuhnya.”

Kedua negara melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran Sabtu lalu, dengan alasan perlunya mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Iran bersikeras program nuklirnya bersifat damai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved