5 Alasan Tujuan Akhir Trump di Iran Tak Akan Terwujud Tanpa Melakukan Invasi Darat

Jum'at, 06 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
5 Alasan Tujuan Akhir...
Tujuan akhir Trump di Iran tak akan terwujud tanpa melakukan invasi darat. Foto/X/@CVN_72
A A A
TEHERAN - Beberapa jam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye pengeboman mereka terhadap Iran pada hari Sabtu, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa yang dia inginkan dari perang itu hanyalah “kebebasan bagi rakyat”.

Para analis mengatakan bahwa terlepas dari klaim ini dan tujuan lain yang diungkapkan oleh para pejabat AS, Trump tampaknya berupaya untuk meruntuhkan sistem pemerintahan di Teheran.

5 Alasan Tujuan Akhir Trump di Iran Tak Akan Terwujud Tanpa Melakukan Invasi Darat

1. AS Tidak Mau Membayar Biaya Tertentu untuk Mencapai Tujuan

Kelly Grieco, peneliti senior di lembaga think tank Stimson Center, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mencapai perubahan politik yang begitu besar akan sulit – jika bukan tidak mungkin – tanpa pasukan di lapangan.

“Sepertinya mereka tidak mau membayar biaya tertentu untuk mencapai perubahan rezim, jadi ada semacam serangkaian tujuan sekunder yang mungkin akan cukup jika mereka tidak dapat mencapainya hanya melalui kekuatan udara,” kata Grieco.

Setelah serangan pembuka AS-Israel, Trump mengatakan kepada rakyat Iran bahwa “momen kebebasan” mereka sudah dekat.

“Setelah kami selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Itu akan menjadi milik Anda,” katanya, menyiratkan bahwa AS akan menjatuhkan rezim Iran.


2. Serangan Udara Tak Bisa Melemahkan Iran

Matthew Duss, wakil presiden eksekutif di Center for International Policy, menekankan bahwa serangan udara saja tidak dapat meruntuhkan sistem pemerintahan Iran.

“Anda dapat merusak bangunan; Anda dapat merusak rezim, tetapi kita tidak memiliki contoh ketika kekuatan udara saja telah mencapai perubahan rezim,” kata Duss.

Kampanye udara yang dipimpin NATO di Libya pada tahun 2011 berhasil menggulingkan Muammar Gaddafi dari kekuasaan, tetapi pemberontak Libya memimpin serangan di darat yang menggulingkan rezim tersebut.

Meskipun Trump dan pejabat AS lainnya telah menyerukan kepada warga Iran untuk bangkit melawan pemerintah mereka, hingga saat ini, tampaknya tidak ada kekuatan yang berarti di lapangan yang mampu menghadapi sistem Republik Islam.

3. Perang Iran Tak Populer

Meskipun AS tetap membuka pintu bagi keterlibatan pasukan darat dalam perang, langkah tersebut akan menimbulkan peningkatan risiko bagi pasukan Amerika dan menandai penyimpangan yang mencolok dari preferensi Trump yang dinyatakan untuk kampanye militer yang cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved