Racun Novichok Ditemukan di Botol Air Kamar Hotel Navalny
Jum'at, 18 September 2020 - 00:48 WIB
loading...
A
A
A
Mantan wakil menteri energi dan sekutu Navalny, Vladimir Milov, mengatakan timnya telah mengakali dinas keamanan Rusia FSB dengan pemikiran cepat mereka.
"Mereka mengambil bukti dari depan hidung mereka dan mengirimkannya ke luar negeri," ujarnya.
Sekutu Navalny lainnya, Georgy Alburov, mengatakan kepada Reuters botol-botol itu terbang bersama Alexei ketika ia diterbangkan ke Jerman pada 22 Agustus lalu.
Navalny adalah lawan politik Presiden Vladimir Putin paling menonjol meski ia belum diizinkan membentuk partainya sendiri. Investigasi korupsi resminya, yang dipublikasikan di YouTube dan Instagram, telah menjangkau jutaan penonton di seluruh Rusia.
Navalny jatuh sakit parah dalam penerbangan di Rusia bulan lalu dan diterbangkan ke Berlin untuk perawatan. Laboratorium di Jerman, Prancis, dan Swedia telah menetapkan bahwa dia diracuni oleh racun saraf Novichok, racun yang dikembangkan oleh militer Soviet, meskipun Rusia membantahnya dan mengatakan tidak menemukan bukti.(Baca juga: Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok )
Jerman, Prancis, Inggris, dan negara-negara lain telah menuntut penjelasan dari Rusia, dan ada seruan untuk sanksi baru terhadap Moskow.
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan bahwa Jerman telah meminta bantuan teknis.
"Mereka mengambil bukti dari depan hidung mereka dan mengirimkannya ke luar negeri," ujarnya.
Sekutu Navalny lainnya, Georgy Alburov, mengatakan kepada Reuters botol-botol itu terbang bersama Alexei ketika ia diterbangkan ke Jerman pada 22 Agustus lalu.
Navalny adalah lawan politik Presiden Vladimir Putin paling menonjol meski ia belum diizinkan membentuk partainya sendiri. Investigasi korupsi resminya, yang dipublikasikan di YouTube dan Instagram, telah menjangkau jutaan penonton di seluruh Rusia.
Navalny jatuh sakit parah dalam penerbangan di Rusia bulan lalu dan diterbangkan ke Berlin untuk perawatan. Laboratorium di Jerman, Prancis, dan Swedia telah menetapkan bahwa dia diracuni oleh racun saraf Novichok, racun yang dikembangkan oleh militer Soviet, meskipun Rusia membantahnya dan mengatakan tidak menemukan bukti.(Baca juga: Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok )
Jerman, Prancis, Inggris, dan negara-negara lain telah menuntut penjelasan dari Rusia, dan ada seruan untuk sanksi baru terhadap Moskow.
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan bahwa Jerman telah meminta bantuan teknis.
Lihat Juga :