Racun Novichok Ditemukan di Botol Air Kamar Hotel Navalny
Jum'at, 18 September 2020 - 00:48 WIB
loading...
A
A
A
Rusia telah melakukan pemeriksaan pra-penyelidikan, tetapi mengatakan perlu melihat lebih banyak analisis medis sebelum dapat membuka penyelidikan kriminal formal.(Baca juga: Rusia: Spesialis di Barat Banyak yang Kembangkan Novichok )
Kepala yayasan antikorupsi Navalny di Moskow, Ivan Zhdanov, mengatakan kepada Reuters bahwa seorang penyelidik dari Tomsk telah mengunjungi kantornya pada hari Rabu dan ingin berbicara dengan dua karyawannya yang bersama dengan politisi tersebut dalam kunjungannya ke Siberia.
Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi yang mengutuk percobaan pembunuhan Navalny dan menyerukan penyelidikan internasional atas kasus tersebut dan dugaan pelanggaran Rusia terhadap komitmen internasionalnya pada senjata kimia. Namun perjanjian tersebut tidak mengikat negara anggota Uni Eropa.
Sergei Erofeev, seorang profesor di Universitas Rutgers di New Jersey, mengatakan di Facebook bahwa sekelompok akademisi dari universitas terkemuka telah menominasikan Navalny untuk Hadiah Nobel Perdamaian.
Komite Nobel Norwegia, yang memberikan hadiah tersebut, tidak mengkonfirmasi atau menyangkal nominasi. Nominasi untuk hadiah 2020 ditutup pada 31 Januari, jadi yang baru harus menunggu hingga 2021.
Kepala yayasan antikorupsi Navalny di Moskow, Ivan Zhdanov, mengatakan kepada Reuters bahwa seorang penyelidik dari Tomsk telah mengunjungi kantornya pada hari Rabu dan ingin berbicara dengan dua karyawannya yang bersama dengan politisi tersebut dalam kunjungannya ke Siberia.
Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi yang mengutuk percobaan pembunuhan Navalny dan menyerukan penyelidikan internasional atas kasus tersebut dan dugaan pelanggaran Rusia terhadap komitmen internasionalnya pada senjata kimia. Namun perjanjian tersebut tidak mengikat negara anggota Uni Eropa.
Sergei Erofeev, seorang profesor di Universitas Rutgers di New Jersey, mengatakan di Facebook bahwa sekelompok akademisi dari universitas terkemuka telah menominasikan Navalny untuk Hadiah Nobel Perdamaian.
Komite Nobel Norwegia, yang memberikan hadiah tersebut, tidak mengkonfirmasi atau menyangkal nominasi. Nominasi untuk hadiah 2020 ditutup pada 31 Januari, jadi yang baru harus menunggu hingga 2021.
(ber)
Lihat Juga :