Meski Rudal dan Drone Berseliweran, Wisatawan Tetap Berpesta di Kapal Pesiar

Kamis, 05 Maret 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
“Suasananya meriah,” kata Ballantyne, yang menambahkan bahwa situasi aneh yang mereka alami bersama “menyatukan orang-orang.” Namun, Ballantyne mengatakan mencoba menikmati perayaan sambil mendengar suara rudal terasa “sangat sureal” dan menimbulkan “perasaan campur aduk.”

“Kita benar-benar terjebak dan tidak bisa pergi ke mana pun, jadi memiliki kesempatan untuk teralihkan perhatiannya sangat berharga,” katanya. Dia mengakui “pada saat yang sama, Anda tahu ini semua bisa berubah dalam sekejap.”

“Anda juga merasa iba kepada orang-orang yang terkena dampak langsung konflik… dan keluarga mereka,” katanya. “Tidak ada pemenang dalam perang dan saya tidak dapat melihat di mana titik akhirnya.”

Cockram mengatakan dia terkejut dengan bagaimana situasi geopolitik memburuk menjelang liburannya. Dia dan suaminya telah menghabiskan beberapa hari berlibur di Dubai sebelum naik kapal dan “sama sekali tidak menyadari apa yang sedang terjadi.”

Ballantyne mengatakan dia memang memiliki kekhawatiran tentang ketegangan geopolitik di daerah tersebut menjelang keberangkatannya — tetapi dia tidak mengharapkan pelayaran tersebut akan terpengaruh.

“Sejujurnya, kami hanya berharap bisa pulang sebelum semuanya dimulai,” katanya.

MSC Cruises mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kedutaan dan kantor luar negeri untuk memulangkan para tamu segera setelah penerbangan kembali beroperasi.

“Saat ini, situasi di atas kapal tetap tenang,” kata perusahaan pelayaran itu dalam sebuah pernyataan. “Para tamu memiliki akses penuh ke semua layanan dan fasilitas di atas kapal, dan kami terus memastikan standar perawatan, kenyamanan, dan dukungan yang tinggi bagi para tamu dan awak kapal.”

Ballantyne mengatakan kekhawatiran terbesarnya adalah menaiki pesawat pulang, mengingat serangan baru-baru ini yang menargetkan bandara di wilayah tersebut.

Kekhawatirannya juga diungkapkan oleh Cockram. “Saya tidak menantikannya,” katanya, menambahkan bahwa ia hanya akan merasa aman setelah kembali ke wilayah udara Eropa. “Ini mengkhawatirkan. Tapi saya yakin mereka tidak diizinkan terbang kecuali benar-benar aman.”

Sementara itu, Ballantyne dan Cockram mengatakan mereka berusaha untuk tidak terlalu memikirkan apa yang mungkin terjadi atau apa yang akan datang, melainkan fokus menikmati perjalanan kapal pesiar yang tidak pernah meninggalkan pelabuhan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved