Meski Rudal dan Drone Berseliweran, Wisatawan Tetap Berpesta di Kapal Pesiar

Kamis, 05 Maret 2026 - 04:40 WIB
loading...
Meski Rudal dan Drone...
Meski rudal dan drone berseliweran, wisatawan tetap berpesta di kapal pesiar. Foto/X/@Mohamed22072826
A A A
TEHERAN - Lesley Ballantyne terbangun di pagi buta karena peringatan darurat yang berkedip di ponselnya: “Potensi ancaman rudal, segera cari perlindungan di gedung terdekat yang aman.”

Suaminya, Alistair, tampaknya tertidur pulas. Ballantyne bangun dari tempat tidur dan mengintip melalui jendela kabin. Di luar, hanya kegelapan — dan lampu-lampu pelabuhan Dubai yang menyala.

Itu hari Minggu.

Dua hari kemudian, Ballantyne masih berada di atas MSC Euribia, kapal pesiar sepanjang 331 meter dengan 19 dek yang berlabuh di Dubai.

Euribia adalah salah satu dari sejumlah kapal yang saat ini tidak dapat meninggalkan Timur Tengah karena konflik Iran yang semakin meningkat. Bagi ribuan penumpang dan awak kapal, pelayaran rekreasi rutin melalui pelabuhan Teluk dan Laut Merah telah berubah menjadi permainan menunggu yang penuh ketidakpastian, karena kapal-kapal mengubah rute, menunda keberangkatan, atau tetap berlabuh di tengah kekhawatiran keamanan.

“Kami mendengar beberapa ledakan keras, melihat beberapa rudal dicegat dari kapal, tetapi semuanya tampak jauh,” kata Ballantyne, yang berasal dari Skotlandia, kepada CNN Travel.

Setelah peringatan darurat, ketika dia tidak melihat apa pun di luar jendelanya, dia berpikir satu-satunya yang bisa dia lakukan adalah kembali tidur. “Tidak ada yang terlihat. Jadi saya kembali tidur.”

Bagi Ballantyne, momen itu melambangkan keanehan seluruh situasi — sebuah sentimen yang digaungkan oleh sesama penumpang.

“Tidak pernah, tidak pernah, kami berpikir akan terjebak dalam sesuatu seperti ini,” kata Sharon Cockram, penumpang Inggris lainnya di Euribia, kepada CNN. “Ini selalu sesuatu yang Anda tonton di TV dari rumah.”



Kapal dan penumpang tampaknya tidak akan pergi ke mana pun dalam waktu dekat. Ruang udara di wilayah tersebut ditutup atau dibatasi, dan kapal tidak dapat mengangkut penumpang pulang melalui laut karena mereka menghindari Selat Hormuz, jalur air yang biasanya ramai antara Teluk Persia dan Teluk Oman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved