Negara Eropa Ini Berani Menolak Pangkalan Militernya Digunakan Menyerang Iran, Apa Pemicunya?

Kamis, 05 Maret 2026 - 03:30 WIB
loading...
Negara Eropa Ini Berani...
Spanyol berani tolak pangkalan militernya digunakan untuk menyerang Iran. Foto/X/@front_ukrainian
A A A
MADRID - Spanyol mengatakan AS harus memperhatikan hukum internasional dan perjanjian perdagangan bilateral dengan Uni Eropa, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memutus semua perdagangan dengan Uni Eropa. Negara tersebut mengecam penolakan pemerintah Spanyol untuk mengizinkan militer AS menggunakan pangkalan-pangkalan mereka untuk misi yang terkait dengan serangan terhadap Iran .

“Kami memiliki sumber daya yang diperlukan untuk menahan dampak potensial dari embargo perdagangan oleh AS,” kata pemerintah Spanyol dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, dilansir Al Jazeera.

“AS harus mematuhi hukum internasional dan perjanjian perdagangan bilateral Uni Eropa-AS,” tambahnya.

Negara Eropa Ini Berani Menolak Pangkalan Militernya Digunakan Menyerang Iran, Apa Pemicunya?

1. Mengutuk Serangan AS ke Iran

Setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada hari Sabtu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengutuk serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. Ia menyerukan dialog untuk mengakhiri perang di Iran, dengan mengatakan bahwa “seseorang dapat menentang rezim yang penuh kebencian dan, pada saat yang sama, menentang intervensi militer yang tidak beralasan dan berbahaya”.


2. Menolak Mengizinkan Pangkalan Militer Digunakan untuk Menyerang AS

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan Madrid tidak akan mengizinkan pangkalan militer negara itu, yang dioperasikan bersama oleh AS dan Spanyol tetapi berada di bawah kedaulatan Spanyol, untuk digunakan dalam serangan terhadap Iran.

“Pangkalan Spanyol tidak digunakan untuk operasi ini, dan tidak akan digunakan untuk apa pun yang tidak termasuk dalam perjanjian dengan Amerika Serikat, atau untuk apa pun yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Albares, berbicara kepada stasiun televisi Spanyol Telecinco.

Selanjutnya, AS memindahkan 15 pesawat, termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar, dari pangkalan militer Rota dan Moron di Spanyol selatan.

Pada hari Selasa, sebelum pertemuan dengan Kanselir Jerman Frederich Merz, Trump mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval di Washington, DC, bahwa “Spanyol sangat buruk” karena tidak mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan militernya.

Ia mengatakan bahwa ia telah memerintahkan Menteri Keuangan, Scott Bessent, untuk “menghentikan semua urusan” dengan Spanyol.

“Kita akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” kata presiden AS.

3. Pemerintahan Spanyol Berhaluan Kiri

Ini bukan pertama kalinya Spanyol membuat Trump marah.

Pada tahun 2024, Sanchez, salah satu dari sedikit suara berhaluan kiri di Eropa, menolak mengizinkan kapal yang mengangkut senjata ke Israel untuk berlabuh di Spanyol.

Spanyol juga menolak untuk mengindahkan seruan AS agar semua anggota NATO menghabiskan 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) mereka untuk pertahanan pada tahun 2035.

Spanyol adalah pengekspor minyak zaitun terbesar di dunia, dan juga menjual suku cadang mobil, baja, dan bahan kimia ke AS. Tetapi Spanyol kurang rentan terhadap ancaman hukuman ekonomi Trump dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

AS memiliki surplus perdagangan dengan Spanyol untuk tahun keempat berturut-turut pada tahun 2025, sebesar USD4,8 miliar, menurut data dari Biro Sensus AS, dengan ekspor AS sebesar USD26,1 miliar dan impor sebesar USD21,3 miliar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Simak jadwal Timnas...
Simak jadwal Timnas Futsal U-17 Indonesia di VI Nation U-17 Futsal Tournament 2026
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
3 Negara Eropa Memohon...
3 Negara Eropa Memohon Iran dan Israel untuk Menahan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved