Mengapa Rusia dan China Tak Menolong Iran Melawan AS-Israel? Ini Analisisnya

Selasa, 03 Maret 2026 - 09:53 WIB
loading...
Mengapa Rusia dan China...
Rusia dan China tidak menolong Iran secara langsung dalam perang melawan AS dan Israel. Foto/Sputnik/Sergey Bobylev
A A A
TEHERAN - Saat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran memasuki hari keempat, Selasa (3/3/2026), sekutu dekat Teheran— Rusia dan China—sejauh ini hanya menanggapi dengan kritik yang lemah. Ini menunjukkan keterbatasan "kemitraan strategis" Teheran dengan Moskow dan Beijing.

Para pejabat dari Rusia dan China telah mengutuk serangan yang dipimpin AS, tetapi tidak sampai menjanjikan dukungan militer atau sipil kepada Teheran.

Baca Juga: Trump Pertimbangkan Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Bakal Jadi Perang Habis-habisan

Dalam panggilan telepon dengan koleganya dari Rusia pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengutuk serangan tersebut, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. "Tidak dapat diterima bagi AS dan Israel untuk melancarkan serangan terhadap Iran ... Apalagi sampai secara terang-terangan membunuh pemimpin negara berdaulat dan memicu perubahan rezim," kata Wang Yi.

Rusia, yang sedang terjebak dalam invasi ke Ukraina, mengeluarkan pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri bahwa tindakan agresi AS-Israel terhadap Iran telah melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip dasar Piagam PBB. "Dan mengganggu stabilitas situasi di seluruh wilayah," kata kementerian tersebut.

Pemimpin Rusia dan China mengulangi seruan mereka untuk gencatan senjata segera dan kembali ke dialog diplomatik untuk menyelesaikan konflik.

Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa operasi tempur AS di Iran akan berlanjut hingga semua tujuan tercapai, berpotensi berlangsung hingga empat minggu ke depan.

Iran Tidak Memiliki Sekutu Sejati


Gabriel Wildau, direktur pelaksana yang mengkhususkan diri dalam bidang China di firma penasihat Teneo, mengatakan bahwa pernyataan resmi China “sangat mengecam, tetapi di luar retorika ini saya tidak melihat pemerintah China mengambil tindakan konkret untuk mendukung Teheran.”

“Mempertahankan détente dengan AS tetap menjadi prioritas strategis bagi kepemimpinan China,” kata Wildau, menambahkan bahwa dia mengharapkan pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin tersebut. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan berlangsung akhir bulan ini sesuai rencana.

Trump dan Xi membahas sejumlah isu, termasuk Iran, selama percakapan telepon terakhir mereka pada 4 Februari. Mereka diperkirakan akan bertemu selama kunjungan Trump ke China.

“Beijing mungkin akan mencari konsesi pada isu-isu yang lebih langsung terkait dengan kepentingannya, seperti Taiwan dan perdagangan, sebagai imbalan atas pesan yang jauh lebih lunak mengenai Iran,” kata Ahmed Aboudouh, seorang peneliti di Chatham House, sebuah lembaga think tank kebijakan yang berbasis di London.

Niutanqin, sebuah akun media sosial yang terkait dengan media pemerintah China yang secara luas dianggap sebagai corong Beijing, menulis pada hari Senin: “Iran tidak memiliki sekutu sejati", menambahkan bahwa bahkan negara-negara yang lebih dekat pun akan memprioritaskan kepentingan nasional mereka sendiri daripada mengangkat Teheran keluar dari krisis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Mantan Kepala Badan...
Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran
Rekomendasi
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Tom Holland Beri Sinyal...
Tom Holland Beri Sinyal Spider-Man Belum Berakhir, Siap Kembali Lagi
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved