Ingin Ditakuti Musuh, Prancis Akan Perluas Persenjataan Nuklirnya

Selasa, 03 Maret 2026 - 08:48 WIB
loading...
Ingin Ditakuti Musuh,...
Presiden Emmanuel Macron umumkan Prancis akan memperluas persenjataan nuklirnya agar lebih ditakuti pihak musuh. Foto/National Interest
A A A
PARIS - Presiden Emmanuel Macron mengumumkan Prancis akan memperluas persenjataan nuklirnya sebagai bagian dari strategi nuklir yang baru. Dia berpendapat bahwa langkah itu untuk memastikan Prancis menjadi lebih ditakuti oleh pihak musuh.

Pengumuman itu disampaikan dalam pidato Macron pada hari Senin di pangkalan militer yang menampung kapal selam rudal balistik negara itu.

Dia membenarkan perlunya meninjau postur nuklir dengan kebutuhan untuk beradaptasi dengan apa yang dia gambarkan sebagai realitas baru, dengan menyebutkan pengembangan persenjataan Rusia yang sedang berlangsung dan upaya China untuk mengejar ketertinggalan militer dengan Amerika Serikat (AS) sebagai ancaman utama.

Baca Juga: Horor! Rusia Akan Bidikkan Senjata Nuklir ke Negara NATO Ini Jika...

Uni Eropa dan NATO telah menggunakan apa yang disebut "ancaman Rusia" untuk membenarkan peningkatan pengeluaran militer yang besar.

“Saya telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah hulu ledak persenjataan kita,” kata Macron.

"Jika kita harus menggunakan persenjataan kita, tidak ada negara, sekuat apa pun, yang dapat melindungi diri darinya, dan tidak ada negara, seluas apa pun, yang akan pulih darinya," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (3/3/2026).

Dia menambahkan bahwa Paris tidak akan lagi mengungkapkan jumlah persenjataa nuklirnya untuk memastikan musuh-musuhnya takut akan potensinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Lebanon Rugi Rp72 Triliun...
Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi
Rekomendasi
Konser BTS di Chili...
Konser BTS di Chili Terancam Batal, Ribuan ARMY Turun ke Jalan Gelar Aksi Protes
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Microdrama You Light...
Microdrama You Light Up My World Sukses Bikin Emosi, Simak Sinopsis Lengkapnya di V+Short
Berita Terkini
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved